Wawali Bung Edi Semangati Difabel Kota Malang

Nov 23, 2020 20:20
Suasana acara Pembinaan Penyadang Difabel Beserta Pendamping / Orang Tua Kota Malang tahun 2020 di Hotel Sahid Montana, Senin (23/11). (Foto: Humas Pemkot Malang).
Suasana acara Pembinaan Penyadang Difabel Beserta Pendamping / Orang Tua Kota Malang tahun 2020 di Hotel Sahid Montana, Senin (23/11). (Foto: Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Keberadaan penyandang difabel tak luput dari perhatian Pemkot Malang. bisa dipandang sebelah mata. Mereka juga digembleng oleh pemerintah supaya memiliki wawasan yang luas, dan mampu bersaing di era 4.0.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan melalui pelatihan yang tepat maka penyandang difabel di Kota Malang akan mampu menghasilkan karya dan memiliki daya saing di bidang apapun.

Baca Juga : Dikeluhkan Pedagang Omzet Menurun Imbas Proyek Kayutangan Heritage, Ini Kata Sutiaji

"Difabel Kota Malang harus mampu dan berdaya saing. Adanya kegiatan ini dalam rangka untuk memberikan motivasi dan melatih para pendamping yaitu orang tua serta penyandang difabel untuk terus berjuang dan tidak menyerah dengan kondisi, karena anak - anak kita ini adalah amanah," ujarnya saat menghadiri acara Pembinaan Penyandang Difabel Beserta Pendamping / Orang Tua Kota Malang tahun 2020 di Hotel Sahid Montana Hari Senin (23/11/2020).

Bahkan, bukan tidak mungkin karya-karya yang dihasilkan oleh penyandang difabel nantinya akan dikenal luas dan bisa menghasilkan pendapatan perekonomian. Karenanya, model pelatihan di setiap kelurahan menurut Bung Edi (sapaan akrabnya) bagi penyandang difabel ini kiranya bisa terus dimaksimalkan secara berkala.

Sehingga, para orang tua, pendamping atau pun pembina mampu menghantarkan anak-anak yang notabene berkebutuhan khusus tersebut menjadi lebih maju, mandiri, dan berkarya.

"Saya datang kemari juga untuk mengecek langsung bagaimana pola pelatihan yang selama ini dilakukan di Kota Malang. Apakah masih berjalan atau tidak, dan tadi terjawab bahwasanya pelatihan-pelatihan untuk difabel terus dilakukan di tiap kelurahan secara berkala," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang, Mabrur menambahkan agenda yang diikuti 200 peserta tersebut dimaksudkan juga sebagai bentuk apresiasi dan motivaso bagi penyandang difabel.

Baca Juga : Tax Goes To School, Bapenda Kota Malang Edukasi Pelajar untuk Berbisnis

Sehingga, meski dengan kebutuhan khusus mereka para penyandang difabel tetap bangkit dan terus berkarya. Dalam hal ini, peran orang tua dan pendamping dinilai yang paling penting.

Dengan kesabaran dan ketelatenan memberikan pembinaan kepada penyandang difabel, maka motivasi untuk hidup mandiri dan menghasilkan karya diharapkan terus berkembang dengn maksimal. 

"Penyandang difabel Kota Malang akan terus kita dorong dan beri motivasi agar dapat hidup mandiri. Untuk itu, orang tua atau pendamping juga harus sabar dan telaten dalam merawat serta melatih anak-anaknya," ungkapnya.

Topik
Wakil Wali Kota MalangBung Edidifabel malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru