Ketiga kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang saat menghadiri agenda debat publik kedua (Foto : Tubagus Achmad / MalangTIMES)
Ketiga kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang saat menghadiri agenda debat publik kedua (Foto : Tubagus Achmad / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Paslon (pasangan calon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 3, Sam HC (Heri Cahyono) dan Sam GH (Gunadi Handoko) menyebut sedikitnya ada 3 kelebihan yang dimiliki oleh Kabupaten Malang saat ini.

Dijelaskan Sam HC, tiga potensi luar biasa yang dimiliki Kabupaten Malang itu meliputi demografi, luas wilayah, dan potensi SDA (Sumber Daya Alam). 

Baca Juga : Pembangunan Alun-Alun Kabupaten Malang Tak Kunjung Usai, Paslon LaDub Tawarkan Ini

”Kabupaten Malang memiliki potensi yang luar biasa, pertama adalah demografi dengan jumlah penduduk mencapai 2,6 juta jiwa, yang sebagian besar berada pada usia produktif. Kemudian potensi kedua adalah luasan wilayah yang mencapai 3.530 kilometer persegi, dan potensi ketiga adalah potensi alam yang melimpah,” terangnya saat mengawali debat publik kedua, Jumat (20/11/2020) malam.

Namun sayangnya, lanjut Sam HC, potensi yang ada di Kabupaten Malang tersebut dia rasakan kurang dimaksimalkan. Sehingga, dari fakta yang sebenarnya bisa sejahtera, saat ini malah terkesan belum optimal.

”Kabupaten Malang ini terpuruk menjadi Kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbesar di Jawa Timur, dengan indeks pembangunan manusia berada di posisi terbawah pada level sedang,” ucapnya.

Faktor utama angka kemiskinan tersebut, menurut Sam HC, didasari dari rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang. 

”PAD yang kecil menjadi penyebabnya, sehingga Kabupaten Malang yang harusnya kaya raya karena sudah berusia 1.260 tahun. Justru tidak bisa berdikari dan sebagian besar hanya bisa bergantung pada sumbangan dana dari APBN pusat, ini masalah serius,” tegasnya.

Atas dasar itulah, paslon nomor urut 3 telah melakukan tanda tangan kontrak politik untuk merealisasi tema debat publik kedua yang digelar Jumat (20/11 /2020) malam. Yakni soal pembangunan di Kabupaten Malang.

Baca Juga : Pelaksanaan Debat Kedua, Paslon SanDi Siap Paparkan Program Unggulan Sektor Pembangunan

”Sebagai gerakan moral dan terinspirasi oleh Wali Songo yang berhasil dengan cepat melakukan perubahan di masyarakat, maka kami memberikan solusi dengan program aksi Jejeg Songo,” terangnya.

Selain menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yakni perihal kesehatan dan pendidikan gratis. Aksi Jejeg Songo ini juga bakal merealisasikan 9 point yang meliputi ketersediaan dan stabilisasi harga pupuk, stabilisasi harga panen, pembuatan KTP dan surat kependudukan selesai di desa, mewujudkan jalan mulus bergaransi, stabilisasi harga sembako, penyediaan lapangan kerja, penyediaan modal usaha, penyediaan pasar bagi UMKM, dan mewujudkan iklim investasi yang sehat.

”Izinkan kami membawa semangat baru perubahan untuk Kabupaten Malang,” tukas Sam HC sembari mengucapkan jargon ; Salam Jejeg, wes wayahe Malang kudu Jejeg.