Aremania ketika melakukan aksi damai pada 16 November 2020. (Hendra Saputra)
Aremania ketika melakukan aksi damai pada 16 November 2020. (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Aksi damai Aremania yang dilaksanakan pada Senin (16/11/2020) salah satunya meminta Pemkot Malang membantu  menelusuri organ Yayasan Arema  11 Agustus 1987. Dan kini, Malang Make Great Again (MMGA) mendesak pemerintah Kota Malang agar menepati janjinya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang  Sutiaji ketika menemui Aremania di depan gedung DPRD Kota Malang pada aksi damai berjanji akan membantu menelusuri jejak Yayasan Arema di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam 7 hari kerja.

Baca Juga : Aremania Minta 'Satu' Arema, Wali Kota Malang dan Ketua DPRD Kota Malang Ambil Sikap

Janji wali kota Malang itupun disambut tepuk tangan Aremania yang hadir dalam aksi damai tersebut. Dan kini, MMGA sebagai wadah Aremania yang menyerukan 'satu Arema' terus mengingatkan Pemkot Malang supaya menepati janjinya.

Dalam rilis yang diterima media ini, MMGA menanggapi berkembangnya berbagai situasi paska aksi damai Aremania tanggal 16 November 2020 lalu. Total ada 7 permintaan Aremania melalui MMGA.

1. Aremania yang tergabung dalam pergerakan MMGA fokus mengawal janji dan kesepakatan bersama bapak wali kota Malang, ketua DPRD, kapolresta yang secepat-cepatnya dalam waktu 7 hari kerja akan segera tahu posisi organ Yayasan Arema 11 Agustus 1987.

2. Kami hitung 7 hari kerja jatuh pada hari Rabu tanggal 25 November 2020.

3. Tuntutan Aremania pada aksi damai 16 November 2020 hanya sebatas mediasi dengan organ yayasan, menginginkan Yayasan Arema hidup dan aktif kembali. Belum ada hubungan dengan hal-hal tentang mempersatukan dua PS Arema dengan dua badan hukum PT pengelolaan yang berbeda.

4. Pada pertemuan dengan ketua DPRD Kota Malang dan wakilnya, wali kota dan wawali Kota Malang, kapolresta Malang, sekda Kota Malang, Aremania menegaskan untuk sementara membatasi fokus permasalahan. Aremania hanya ingin bertemu dengan organ Yayasan Arema dimediasi oleh wali kota dan disaksikan kapolresta Kota Malang. Untuk sementara tanpa melibatkan kedua kubu manajemen.

5. Aremania akan terus bergerak sampai bisa bertemu Yayasan Arema menurut Depkumham.

Baca Juga : Jalanan Depan Balai Kota Malang Dijadikan Tempat Sepak Bola Jalanan AFC Vs AI

6. Isu bahwa pergerakan MMGA adalah gerakan politik hanya sebatas isu yang diembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

7. MMGA tidak terlibat serta menolak dikaitkan dengan gerakan politik apa pun.

Selain itu, MMGA berharap masyarakat ikut membantu, dalam hal mendukung langkah Aremania untuk menemukan organ Yayasan Arema. "Kami meminta masyarakat dan Aremania bersama-sama ikut mengawal lurusnya langkah pergerakan MMGA sejauh dalam konteks menyelamatkan Yayasan Arema 11 Agustus 1987," tulis MMGA.