Petugas PMI saat memeriksa Muhammad Taufik yang meninggal di kos-kosan (istimewa)
Petugas PMI saat memeriksa Muhammad Taufik yang meninggal di kos-kosan (istimewa)

MALANGTIMES - Seorang pemuda berusia 19 tahun yang berasal dari Dusun/Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Blitar ditemukan meninggal di kosannya Jalan Jakarta Dalam, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kamis (19/11/2020) pagi.

Penemuan jenazahnya itu dibenarkan Kapolsekta Klojen AKP Akhmad Fani. Bahwa korban diduga murni meninggal karena riwayat penyakitnya. "Dari keterangan teman satu kosan korban serta keluarganya, korban memang memiliki maag," terang dia.

Baca Juga : Ini Penampakan Ekslokalisasi di Jombang, Tempat Pemuda Dipukuli Kasun saat Kencani PSK

Dari keterangan saksi tersebut, beberapa hari ini korban yang diketahui bernama Muhammad Taufik mengalami kesulitan untuk makan, karena korban merasa mengalami sakit maag. "Oleh teman satu kosannya itu terus-terusan disuruh makan. Bahkan sampai dibelikan makanan juga," ungkapnya.

Sementara itu, korban juga terus menolak tawaran temannya untuk makan, hingga puncaknya yakni pada Kamis (19/11/2020) pagi, teman korban yang akan main ke kamar korban justru menemukan tubuh korban yang sudah dalam keadaan meninggal.

"Setelah menemukan korban dalam keadaan meninggal, ia menghubungi pemilik kosan. Pemilik kosan tersebut lalu memanggil kami," urainya.

Karena kejadian tersebut, tim PMI Kota Malang dan Polsekta Klojen pun langsung membawa korban ke kamar mayat (KM) RSSA Kota Malang usai melakukan oleh TKP di kamar korban. Menurut Fani, keluarga korban memutuskan menolak untuk melakukan autopsi terhadap korban.

Baca Juga : Lupa Masukkan Tas ke Mobil, Pemuda Malang Ini Merugi Belasan Juta

"Ya kami hargai keinginan mereka. Mereka menganggap kejadian ini murni akibat sakit yang memang diderita korban, yaitu maag serta korban yang menolak untuk makan," pungkasnya.