Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Keseriusan mendukung industri digital terus ditunjukkan Pemerintah Kota Malang. Kali ini, keseriusan itu ditunjukkan melalui upaya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang yang memfasilitasi pelaku industri digital melalui agenda Stasion Festival 4 "Stasion Conference" 2020.

Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu menyampaikan, industri digital menjadi salah satu ekonomi kreatif yang terus menunjukkan perkembangan positif di Kota Malang. Sehingga, Pemerintah Kota Malang terus berupaya melakukan berbagai agenda untuk meningkatkan kemampuan mereka.

"Pemerintah Kota Malang harus selalu hadir," katanya, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga : Terkait Usulan Gaji GTT/PTT Setara UMK, Begini Tanggapan Wali Kota Malang

Dwi menjelaskan, agenda tersebut juga menjadi salah satu bagian upaya Pemkot Malang untuk membuat roadmap berkaitan dengan industri digital di Kota Pendidikan ini. Sehingga, diharapkan pertumbuhan industri digital bisa terus menunjukkan tren positif.

Bukan hanya itu, Dwi menjelaskan jika saat ini Pemkot Malang juga konsentrasi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang industri digital tersebut. Kerena ketika industri digital berkembang, maka secara otomatis juga membuat peningkatan pertumbuhan ekonomi secara global.

"Berdasarkan pengalaman, pelaku industri start-up yang banyak bertahan selama pandemi covid-19 dan sangat membantu perputaran ekonomi di Kota Malang," jelasnya.

Lebih jauh Dwi menjelaskan jika kekuatan industri kreatif atau industri digital di Kota Malang adalah pada layanan penyediaan jasa aplikasi dan game. Sehingga, penguatan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing dalam hal ini sangat diperlukan.

Baca Juga : Bahas APBD 2021, Dewan Minta Gaji GTT dan PTT Setara UMK

Dwi menyebut, keberadaan perguruan tinggi di Kota Malang dalam hal ini sangatlah penting, terutama untuk mewujudkan SDM yang bersaing dan siap terjun dalam industri kreatif. Selain itu, sinergi yang dilakukan perguruan tinggi bersama berbagai elemen industri kreatif seperti pelaku ekonomi kreatif dan komunitas juga tak kalah penting.

Kolaborasi nyata dalam industri kreatif itu menurut perempuan berkacamata itu juga selalu didukung penuh oleh Pemerintah Kota Malang. Salah satunya melalui Peraturan Wali Kota Malang Nomor 12 Tahun 2018 mengenai Road Map Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Malang. Dukungan terus dilakukan dengan harapan, industri kreatif di Kota Pendidikan ini mampu menorehkan nama harum secara nasional maupun internasional.