Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT (Dokumentasi MalangTIMES).
Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT (Dokumentasi MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pada 2021 mendatang, kondisi perekonomian di Indonesia diyakini akan kembali normal. Diharapkan, iklim positif itu juga akan membawa angin segar untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang, terutama dari sektor pajak.

Kepala Badan Pendapaatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Ir Ade Herawanto ST MT menyampaikan, prediksi pertumbuhan ekonomi yang kembali pulih tersebut telah disikapi Pemerintah Kota Malang. Salah satunya dengan memproyeksikan PAD Kota Malang untuk turut naik pada tahun depan. Tanpa kecuali untuk PAD dari sektor pajak.

Baca Juga : Kembangkan Wilayah Timur, Pemkot Malang Maksimalkan Peran Masyarakat

"Dan di era new normal ini, petugas pajak PR besarnya adalah kembali meningkatkan kepatuhan wajib pajak (WP)," katanya.

Karena selama pandemi covid-19 ini, Pemerintah Kota Malang telah menggelontorkan relaksasi atau insentif pajak bagi para WP. Dengan kemungkinan ekonomi yang pulih, maka diprediksi kondisi tempat hiburan seperti restoran hingga hotel akan kembali ramai dan beraktivitas seperti sebelumnya. "Maka kepatuhan WP juga harus ditingkatkan," jelasnya.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk kembali meningkatkan kesadaran wajib pajak. Salah satunya melalui berbagai sosialisasi yang masif dilakukan melalui media sosial ataupun mendatangi langsung wajib pajak.

Sederet inovasi, menurut pria yang akrab disapa Sam Ade D'Kross itu,  juga terus dikembangkan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sebagai perangkat daerah yang bertanggung jawab penuh pada pendapatan daerah, maka Bapenda memang harus terus berinovasi.

"Inovasi pasti akan terus ditingkatkan dan kami akan terus memotivasi agar WP tetap meningkatkan kepatuhannya," ucapnya.

Sam Ade menjelaskan, selama pandemi covid-19 ini, kepatuhan WP terbilang sangat baik. Bahkan Kota Malang membukukan Rp 289,6 miliar atau 69,75 persen dari total target Rp 425 miliar tahun 2020 selama pandemi covid-19.

Baca Juga : 213 Pejabat Dimutasi, Direktur RSUD Kota Malang Digeser

Kerja keras seluruh jajaran Bapenda Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang itu pun mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, capaian Bapenda Kota Malang masih tetap stabil meskipun dalam kondisi pandemi covid-19.

Sementara, berkaitan dengan proyeksi PAD Kota Malang sepanjang 2021, target yang ditetapkan kurang lebih mencapai Rp 625 miliar. Angka tersebut berdasarkan berbagai penghitungan yang dilakukan tim Bapenda Kota Malang dan tentunya tetap memperhatikan kondisi perekonomian masyarakat.