MALANGTIMES - Pasangan SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) berencana menggeratiskan pengadaan bibit bagi para petani yang ada di Kabupaten Malang. Gagasan itu aktif disampaikan calon bupati Malang nomor urut 1 Sanusi saat menggelar kampanye di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Kamis (12/11/2020).
”Nanti akan kami bagikan bibit gratis kepada para petani. Mulai dari bibit padi hingga jagung tidak usah beli,” kata politisi yang juga pernah diamanahi sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Malang ini.
Baca Juga : Bantu Penuhi Gizi Anak, Paslon LaDub Programkan Susu Gratis Tiap Sabtu
Guna merealisasikan gagasan pengeratisan bibit pertanian tersebut, Sanusi mengaku bakal menggelontorkan alokasi anggaran dana dari APBD. ”Nanti akan kami bahas dengan anggota dewan Kabupaten Malang untuk menganggarkan pengadaan bibit untuk petani. Terkait berapa besaran anggarannya, kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan APBD kita,” ungkap Abah Sanusi.
Khusus di sektor bibit padi yang akan digratiskan tersebut, diterangkan Sanusi, kemungkinan besar bakal dipasok dari bibit padi jenis cibogo. Alasannya, bibit padi jenis cibogo ini mampu menghasilkan belasan ton padi berkualitas dalam sekali panen.
”Salah satunya seperti potensi di Kecamatan Gedangan. Kelompok tani di sana mampu menghasilkan lebih dari 14 ton hanya dari 1 hektare lahan pertanian,” ucap Sanusi.
Berkat keunggulan tersebut, padi jenis cibogo mampu memenangkan perlombaan di tingkat Pemkab (Pemerintahan Kabupaten) Malang pada sektor pertanian. ”Saya juga sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan ternama untuk membeli hasil panen para petani di Kabupaten Malang. Sehingga mereka (petani) akan benar-benar diarahkan agar mampu menghasilkan padi hingga belasan ton itu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan kampanye di Kecamatan Tirtoyudo kali ini, paslon SanDi menyempatkan diri untuk bertemu dengan berbagai lapisan elemen masyarakat untuk mendengarkan langsung apa aspirasi warga.
Baca Juga : Disambati Soal Kekeringan, Paslon SanDi Pastikan Akhir 2020 SPAM Baru Bakal Dibangun
Menjelang malam, Sanusi beserta rombongan meninggalkan Kecamatan Tirtoyudo guna mengakhiri agenda kampanye setelah mulai pagi hingga petang aktif menyapa para warga.
