Pengalaman Baru, Sensasi Nonton Bioskop di Era New Normal dengan Protokol Covid-19

Nov 04, 2020 18:45
Suasana menonton di area studio bioskop Movimax Kota Malang di era New Normal dengan pembatasan jarak. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana menonton di area studio bioskop Movimax Kota Malang di era New Normal dengan pembatasan jarak. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - MALANGTIMES - Bagi penikmat film, kehadiran bioskop pasti sudah sangat dirindukan di tengah pandemi Covid-19. Sebab, menonton di layar besar di dalam studio memiliki sensasi tersendiri.

Baca Juga : Film Thriller "The Call" Park Shin-hye Bakal Tayang 27 November 2020

Ya, sebagian besar bioskop di kota besar seperti Jakarta telah beroperasional kembali setelah lama tutup imbas Covid-19. Hal ini nampaknya akan diikuti daerah-daerah lain, salah satunya di Kota Malang.

Lantas, seperti apa sensasi nonton bioskop di Era New Normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 di Kota Malang?

Persiapan untuk kembali beroperasionalnya bioskop di Kota Malang, telah dijalankan di dua tempat yakni Movimax Dinoyo dan Sarinah. Sudah barang tentu, akses untuk memasuki area bioskop akan jauh berbeda dengan saat sebelum munculnya pandemi Covid-19.

MalangTIMES berkesempatan menengok bioskop Movimax Sarinah, yang dalam hal ini rupa-rupanya protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat. Tak hanya bagi pengunjung, melainkan juga terhadap pegawainya.

Mulai dari pintu masuk area bioskop,  pengunjung disambut oleh petugas dengan memakai perlengkapan protokol kesehatan memakai sarung tangan, memakai masker hingga face shield.

Pengunjung harus di chek suhu sebelum memasuki area gedung bioskop. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

 

Pengunjung diwajibkan melakukan cuci tangan dengan sabun, kemudian masuk ke bilik disinfektan untuk sterilisasi, hingga pengecekan suhu oleh petugas. Setelah itu semua terlewati, barulah pengunjung diperbolehkan masuk dengan kondisi tetap harus menjaga jarak atau physical distancing.

 

"Sebelumnya itu tidak ada protokol seketat ini, mulai ukur suhu tubuh, masuk harus didisinfeksi tubuhnya supaya bersih, terus catatan data, cuci tangan, hand sanitizer kita siapkan dimana-mana. Petugasnya juga semua patuh protokol, masker, face shield sarung tangan, semua tindakan prefentif sudah kita lakukan," terang Pengelola Movimax Sarinah, Wanda Juliant.

 

Ke area berikutnya untuk pembelian tiket, pengunjung telah dibagi sistem antrean yang berjarak. Area pemesanan tiket juga telah diberi sekat khusus berupa plastik mika sebagai upaya agar tidak terjadi kontak secara langsung.

Petugas (kiri) saat melayani tiket pengunjung dilengkapi alat pelindung diri lengkap. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

 

Nah, jika sebelum pandemi pengunjung bioskop akan dengan mudah membawa makanan masuk ke area studio, kali ini tidak diperbolehkan. Melainkan, disilakan untuk menikmati sajian makanan dan minuman di area luar studio yang telah disiapkan.

"Mulai pesan makanan sudah beda dengan dulu, makanan nggak boleh dibawa dalam studio, hanya diperkenankan makan saat menunggu di ruang tunggu," imbuh dia. Memasuki area studio pun, pengunjung masih tetap harus mematuhi protokol dengan penggunaan hand sanitizer oleh petugas. Baru kemudian satu per satu boleh masuk.

Pengunjung (kiri) harus memakai hand sanitizer sesaat sebelum memasuki area studio. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

 

Di dalam area inilah, kalian penikmat film akan disuguhi tata cara yang berbeda. Sebab, kapasitas penonton juga dibatasi 50 persen dari total kapasitas satu studio. Kursinya, juga dilakulan berjarak. "Dalam studio kapasitas kita juga sudah berkurang 50 persen. Jadi semisal pasangan, juga duduknya terpisah nggak bisa berdempetan. Ada tanda yang di kursi itu tidak boleh ditempati," jelasnya.

Hingga keluar sesi menonton film selesai, pengunjung juga akan diberikan hand sanitizer saat di pintu keluar studio. Lebih lanjut lagi, di era new normal ini pihak pengelola Bioskop Movimax Sarinah mengaku banyak perubahan waktu yang disiapkan untuk menjaga sterilisasi area studio.

Baca Juga : Bulan Ini, Jember Gelar Karvanal Anak Terakbar di Dunia

"Pasti berubah, jaraknya makin panjang untuk pergantian penonton. Karena kita butuh waktu pembersihan untuk persiapan pertunjukan berikutnya," ungkapnya.

Seperti, setiap kursi satu per satu akan dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. Kemudian pintu studio dibuka lebar untuk memberikan sirkulasi udara masuk ke area ruangan.

"Jadi jangan sampai ada bekas apapun, Insya Allah nggak ada nempel apapun. Perlu juga untuk sirkulasi udara pintu studio semuanya kita buka, ada air purifying, jadi udaranya nggak ngider gitu aja," paparnya.

Terkait dengan penyediaan film, memang pihak bioskop belum begitu menyiapkan film-film baru. Sebab, semua jadwal penayangan telah berubah dan baru akan diatur lagi di awal tahun 2021 mendatang. "Kebetulan film kita belum ada yang baru, masih stok lama. Karena selama pandemi ini kan kacau semua, jadwal berubah semua di tahun depan," katanya.

Meski dengan sistem pengetatan protokol kesehatan, Wanda memastikan tidak akan ada perubahan untuk harga tiket nonton. Artinya, penikmat film tidak perlu mengkhawatirkan kenaikan harga. "Harga tiket Insya Allah tidak ada perubahan, tidak ada kenaiman. Kebiasannya saja yang dirubah," lanjutnya.

Seperti, untuk show yang biasanya sehari bisa menghadirkan lima hingga enam pertunjukan film, kini dipangkas hanya di empat show saja.

"Sekarang turun hanya empat show saja dalam sehari karena kita butuh waktu untuk bersih-bersih. Dan staff yang masuk juga kita batasi," kata dia.

Pihaknya berharap dengan segala kesiapan ini, upaya untuk beroperasional kembali dalam waktu dekat bisa terlaksana. Sehingga, peningkatan perekonomian di sektor usaha bisa dijalankan. Mengingat, sudah kurang lebih selama tujuh bulan pengelola bioskop tidak ada pemasukan.

"Kami sudah selama tujuh bulan tutup ini semua kepengaruh, semua karyawan sudah kerja acak-acakan. Kita berusaha untuk survive, meskipun sedikit, jangan sampai ada PHK. Dan mudah-mudahan masyarakat juga patuh protokol saat nonton, biar kita sama-sama nyaman dan tenang," tandasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif menjelaskan terkait kesiapan protokol kesehatan Bioskop Movimax di Kota Malang sejatinya semuanya dinilai telah memenuhi standart.

Di samping penerapan 3M (mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menjaga jarak) telah diterapkan namun, saat sudah beroperasi kembali pihaknya meminta pengelola untuk menyediakan air purifying atau penyaring udara di area studio menonton.

Langkah ini sebagai upaya agar sirkulasi udara di area studio tetap terjaga. Sehingga, virus dapat dicehah untuk masuk ke dalam tubuh.

"Saat operasional di dalam gedung harus ada penyaring udaranya, air purifier-nya. Sehingga hembusan nafas dari pada penonton, atau pada saat batuk penonton nah itu bisa terserap dengan alat air purifying itu," tutupnya.

Topik
tempat hiburanBioskopprotokol kesehatan covid19Satgas Covid 19Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru