Ingin Ubah Mindset Lebih Enak di Jalanan, Dinsos-P3AP2KB Terus Bina Anjal dan Gepeng

Nov 10, 2020 19:33
Anak jalanan. (istimewa)
Anak jalanan. (istimewa)

MALANGTIMES - br>Penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) masih menjadi persoalan tersendiri bagi kota besar seperti Kota Malang. Namun Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang tetap melakukan pembinaan terhadap gepeng (gelandangan dan pengemis) hingga anjal (anak jalanan).

Beruntung, Kota Malang telah memiliki kamp assesment yang dipergunakan untuk membina gepeng hingga anak jalanan. Apalagi,  anjal dan gepeng masih memiliki mindset 'mencari uang di jalan lebih enak ketimbang bekerja ikut orang'.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Terus Berupaya Mengubah Mindset Warga Desaku Menanti

Koordinator tim reaksi cepat (TRC) PMKS Djoko Anung Priyanto mengatakan bahwa ada perbedaan kebiasaan yang dialami oleh gepeng ataupun anjal. "Ada perbedaan kebiasaan dari mereka, yang biasanya bebas dan dapat uang banyak hasil dari ia bekerja di jalanan, lalu diberi fasilitas tempat tidur, makan. Mereka tentu tidak nyaman. Tapi pelan-pelan terus kami berikan arahan mereka agar bisa hidup normal," kata dia.

Saat ini stigma masyarakat tentang anak jalanan atau gepeng yang kasihan karena dianggap tidak mendapat uang banyak dari jalanan ternyata terbalik. Justru anak jalanan biasanya bisa lebih banyak mendapatkan uang dari jalanan.

"Dan mereka senang karena bebas, tidak terikat siapa pun. Kalau capek, ya berhenti. Kalau pingin uangnya banyak, ya terus cari uang mereka. Beda kalau di kamp assesment. Mereka kan dibina dan uang yang akan dihasilkan tergantung dari semangat mereka berkarya. Itu bedanya," ungkap Anung.

Saat ini, Anung menganggap bahwa anak jalanan butuh pendidikan agar mereka pola pikirnya berubah. Sehingga ketika mendapatkan arahan untuk berkarya, bisa lebih memahami tentang apa manfaat dan tujuannya.

Baca Juga : Sidak Jalan Cemorokandang, Wali Kota Malang Pastikan Kualitas Aspal

"Anjal memang perlu pendidikan. Mungkin pendidikan luar sekolah dan terutama tentang mental. Pendidikan mental ini sangat diperlukan untuk membuat mindset mereka berubah," tandasnya.

 

Topik
Kota Malangpenyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)Dinas Sosial dan Pemberdayaan PerempuanDinsos P3AP2KB

Berita Lainnya

Berita

Terbaru