Ini Alasan Taman Kota di Malang Urung Beroperasional Kembali

Nov 04, 2020 11:18
Salah satu taman Alun-Alun Tugu Kota Malang yang masih belum beroperasional di masa pandemi Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Salah satu taman Alun-Alun Tugu Kota Malang yang masih belum beroperasional di masa pandemi Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Secara bertahap tempat hiburan dan pariwisata di Kota Malang sudah mulai diizinkan beroperasional. Baru-baru ini bioskop yang menjadi sarana menonton bagi penikmat film sudah diizinkan beroperasional.

Area-area tempat wisata, seperti halnya kampung-kampung tematik di Kota Malang pun juga telah beroperasional di masa new normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat.

Baca Juga : Lagi-Lagi Macet Dikeluhkan, Dewan Kembali Usul Pembangunan Jalan Baru

Meski begitu, nampaknya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang urung memberikan lampu hijau untuk pembukaan taman-taman kota. Pasalnya, area tersebut belum ada jaminan pengawasan terkait protokol kesehatan bagi publik.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyatakan salah satu pertimbangan urung dibukanya taman kota yakni terkait belum adanya jaminan mekanisme pengontrolan kerumunan agar para pengunjung bisa menerapkan protokol kesehatan. 

Pihaknya tidak mau ambil risiko, ketika taman kota kembali dibuka malah akan menambah lonjakan kasus Covid-19 di Kota Malang.

"Belum (taman kota belum diizinkan dibuka). Karena pintu masuk taman itu tidak ada sistem buka tutup. Nanti protokolnya seperti apa, yang melakukan thermo gun dan sebagainya itu gimana," ujarnya.

Pertimbangan lainnya, Sutiaji menyebut saat ini status kezonaan terkait kasus Covid-19 di Kota Malang masih dalam kategori zona oranye atau risiko sedang. Besar kemungkinan, pembukaan taman kota akan diizinkan ketika status kezonaan sudah meningkat di risiko rendah atau zona kuning secara tetap.

"Insya Allah dalam waktu dekat, kalau nanti zona kuningnya tidak abu-abu (jika zona kuning sudah maksimal). Kita akan buka jika sudah stabil (kasus Covid-19 di Kota Malang)," imbuhnya.

Baca Juga : Tanam 10 Ribu Pohon di 19 Titik, Peringatan HUT ke-19 Kota Batu Hijaukan Jalan Protokol

Karenanya, terkait dioperasionalkan kembali taman-taman kota ini menurut Sutiaji masih harus dibuatkan skema khusus secara detail. Mengingat, fungsi taman ini sebagai ruang terbuka publik.

Hal ini pula yang dinilai berbeda dari bioskop maupun mal ataupun tempat wisata kampung tematik yang sudah diizinkan buka terlebih dahulu, karena lebih mudah untuk melakukan sistem kontroling kerumunan massa. Terkait disiplin bermasker dan jaga jarak atau physical distancing-nya.

"Makannya kenapa jangan dibandingkan sama bioskop. Ini masih akan disiapkan (skema) sebelum dibuka," tandasnya.

Topik
Berita Hari IniPariwisata Kota MalangPandemi Covid 19kasus covid19 di malangWali Kota MalangSutiaji
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru