Lokasi yang menjadi tempat kejadian kecelakaan, dimana seorang pengendara mengalami insiden tabrak lari (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Lokasi yang menjadi tempat kejadian kecelakaan, dimana seorang pengendara mengalami insiden tabrak lari (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Nahas menimpa seorang nenek tua berusia 85 tahun saat melintas di Jalan Raya Ki Ageng Gribik, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, tepatnya di depan SDN 5 Madyopuro. Pasalnya, saat ia harus mengembuskan nafas terahkir usai menjadi korban tabrak lari pada Jumat (30/10/2020), sekitar pukul 03.00 WIB.

Diketahui, nenek tua itu menjadi korban insiden kecelakaan hingga meninggal tersebut bernama Asijah, warga Jalan Danau Bratan Timur, Madyopuro, Kecamatan, Kedungkandang, Kota Malang.

Baca Juga : Teror Keji Terjadi di Prancis hingga Tewaskan 3 Orang, Ini Sikap Pemerintah RI

Cucu korban, bernama Imam, menjelaskan, jika saat itu, diduga korban sengaja keluar dini hari untuk pergi ke stasiun guna biak kereta ke Surabaya. Namun karena melihat kondisi korban yang berusia lanjut, akhirnya pihak keluarga korban melarangnya untuk pergi. "Selain itu ini, kan masih masa pandemi juga, makanya kami larang. Kondisinya juga pikun," bebernya.

Namun tak disangka, korban yang dilarang kemudian justru pergi tanpa sepengetahuan keluarga. Tiba-tiba saja korban keluar rumah dan memang diduga hendak menuju stasiun. Namun saat tiba tepatnya di depan SDN Madyopuro, korban disrempet sepeda motor yang melaju dari arah selatan ke utara.

Seketika itu, korban yang terserempet langsung terkapar di pinggiran jalan. Bukannya menolong korban, namun si pelaku penabrak korban justru kabur meninggalkan korban yang sebelumnya menurut saksi dalam kondisi pingsan.

Setelah terkapar, tak berapa lama terdapat warga yang melintas di lokasi untuk menuju ke pasar melihat korban terkapar. Saat itu, korban kemudian langsung ditolong dan segera dilarikan ke rumah sakit guna pertolongan pertama.

Namun korban yang mengalami pendarahan pada kepala, akhirnya tak sanggup bertahan dan menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 15.00 WIB.

"Ya harusnya pengemudinya menolong, bukan malah kabur. Tapi semoga dia (pelaku) sadar dan tidak mengulangi kejadian seperti itu. Kalau dia tidak sadar, semoga dia akan kena musibahnya sendiri," kecam Imam.

Baca Juga : 3 Hari ke Depan, Kota Batu Akan Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

Sementara itu, saat ini pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Namun tak lama lagi, pihaknya berencana akan melaporkan kasusnya ke pihak berwajib.

Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi dikonfirmasi perihal tersebut mengatakan, jika pihaknya belum mendapatkan laporan. "Silahkan kordinasi dengan unit Laka," terangnya.

Disisi lain, Kasubnit 1 Laka Lantas  Polresta Malang Kota, Ipda Deddy Catur menjelaskan jika pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan terkait insiden tabrak lari tersebut. "Belum ada laporan," bebernya.