Waktu Debat 2 Jam, Sam HC Sebut Debat Perdana Seperti Cerdas Cermat

Oct 30, 2020 14:28
Calon Bupati Malang, Heri Cahyono saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020). (Foto: Dok. Jatim Times) 
Calon Bupati Malang, Heri Cahyono saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020). (Foto: Dok. Jatim Times) 

MALANGTIMES - Tahapan debat perdana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 akan berlangsung di ruang sidang gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020) mulai pukul 19.00-21.00 WIB. 

Calon Bupati Malang dari jalur perseorangan nomor urut tiga yakni Heri Cahyono, mengatakan, bahwa debat perdana yang akan berlangsung dalam waktu 2 jam tersebut tidak akan cukup untuk membedah visi, misi dan program terkait tema 'Kesejahteraan Rakyat'. 

Baca Juga : Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Paslon SanDi Siapkan Program Kate Mimik

 

"Sori, ini debat waktu yang segitu itu nggak dapat dalamnya seorang figur. Ini dangkal. Ini kesannya ya ngapunten (mohon maaf), ini cerdas cermat. Saiki ngene, samean nakoki (Sekarang seperti ini, Anda bertanya, red) terus aku jawab dan nggak boleh nyanggah karena masalah waktu. Ini kan cerdas cermat," tegasnya saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020). 

MALANG-JEJEG-SENTIL-TIM-PANELIS--DURASI-WAKTU-DEBAT_4f78f233705e78286.png

Sam HC -sapaan akrabnya- mengatakan, bahwa tahapan debat perdana ini hanya sebuah agenda untuk menggugurkan kewajiban. Karena menurutnya jika memang debat program terkait Kabupaten Malang ke depan, harus secara mendalam. 

"Jadi lek debat itu (gagasan, red) orangnya di keruk habis sampai dalam. Khusus panelis yang ngajar wenak itu. Lah panelisnya yang kompetensi di bidangnya," terangnya. 

Sam HC menambahkan, bahwa seharusnya dalam dua jam para panelis yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing menggali sedalam-dalamnya terkait visi, misi dan program dari satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang. 

"Kalau dua jam itu, satu paslon tapi sing ngajar panelis. Satu paslon begitu, satu paslon begitu lagi. Baru ditarungno tiga-tiganya. Itu keren," ujarnya. 

Karena lanjut Sam HC, khususnya pada posisi bupati. Seorang bupati merupakan sosok yang harus bisa melakukan manajerial terkait permasalahan apapun yang ada di Kabupaten Malang. 

"Bupati itu kelas e bukan kelas supervisor, kelas e dia manajerial. Manajerial berarti ide-ide, bagaimana mereka mengkreasikan itu," jelasnya. 

Sementara itu, terkait dengan persiapan yang akan berlangsung malam nanti, Sam HC mengaku tidak terdapat persiapan khusus menjelang debat. Karena dirinya telah memahami visi, misi dan program yang dirinya buat sendiri. 

Baca Juga : Thoriqul Haq Beberkan Konsep Kebersamaan Kemajuan Lumajang dan Malang Jika LaDub Terpilih

 

"Ya nggak ada persiapan khusus. Wong kita sudah memetakan masalah ini. Kira-kira 1,5 tahun masalah kesejahteraan rakyat. Aku yang nulis visi misi Malang Jejeg sendiri," ungkapnya. 

Sedangkan dikonfirmasi secara terpisah, Calon Wakil Bupati Malang dari jalur perseorangan Gunadi Handoko, mengatakan, bahwa memang tidak terdapat persiapan khusus, agar dapat mengalir saja. 

"Mengalir saja. Ya penajaman saja, menyesuaikan visi misi supaya sinkron saja. Kan harus sinkron antara calon bupati dan wakil bupati," ujarnya. 

Sebagai informasi, bahwa dari tim pemenangan paslon Sam HC dan Gunadi Handoko di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Malang mengadakan nonton bareng (nobar) debat publik perdana yang disiarkan live streaming di akun YouTube KPU Kabupaten Malang. 

Diantaranya, ada di Pakis, Dau, Kepanjen, Ngantang, Kasembon, Pujon, Pakisaji dan di beberapa titik lain. Di mana agenda nobar tersebut merupakan inisiatif dari relawan paslon Sam HC dan Gunadi Handoko.

Topik
Sam HC Gunadi HandokoMalang Jejegdebat perdana pilkadaPilkada Kabupaten Malang 2020
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru