SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) paslon nomor urut 1 dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) paslon nomor urut 1 dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Kontestan Calon Bupati maupun Wakil Bupati Malang tengah bersiap-siap menghadapi debat perdana Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang, yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, pada Jumat (30/10/2020). 

Seperti halnya yang telah dilakukan paslon nomor urut 1, SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto). Kepada media berjejaring nasional ini, Calon Bupati Malang, Sanusi mengaku sudah mempersiapkan beberapa program unggulan Malang Makmur di sektor peningkatan kesejahteraan. Salah satunya adalah program Kate Mimik, atau kependekan dari Peningkatan Ekonomi Milenial Kreatif.

Baca Juga : Curhat Pengusaha Rumahan: Optimalkan Bantuan Hulu-Hilir

Formula-Paslon-SanDi-untuk-Kesejahteraan-Rakyat69b1deb9d96a51e5.png

”Salah satu program kesejahteraan rakyat di sektor pemuda dan ekonomi kreatif, yang sudah kami (SanDi) siapkan termasuk program Kate Mimik itu. Jadi nanti anak-anak muda akan diarahkan untuk bisa berkreasi menciptakan produk baru, sehingga mampu mendapatkan penghasilan di Kabupaten Malang,” ungkap Sanusi.

Menurut Sanusi, produk yang dihasilkan melalui program unggulan Malang Makmur Kate Mimik tersebut, tidak hanya fokus pada satu produk saja, melainkan bisa mencakup beberapa potensi peluang perekonomian kreatif, yang bisa dikembangkan di Kabupaten Malang.

”Sehingga bisa menghasilkan produk olahan yang langsung jadi, maupun produk perubahan dari bahan material menjadi bahan siap pakai,” sambung Sanusi.

Tidak hanya itu saja, guna lebih mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif dalam program Kate Mimik tersebut, Sanusi juga bakal memberikan kemudahan perizinan. Bahkan, untuk produk yang bergerak di sektor makanan maupun minuman, bakal diberikan fasilitas untuk mendapatkan sertifikasi halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Baca Juga : SanDi Siap Lanjutkan Program Insentif Guru TPQ, Ini Kata Tokoh Agama

 

”Setiap pengusaha yang mengurus perizinan usaha mikro di Kabupaten Malang akan kita gratiskan. Selain itu kami juga berkomitmen akan memfasilitasi sampai pengurusan izin sertifikat halalnya. Nanti sertifikat halal itu kita berikan secara gratis untuk pengusaha. Tujuannya untuk stimulan agar kaum milenial semangat berwirausaha,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, debat perdana Pilkada Kabupaten Malang ini bakal dilangsungkan di Gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020) dengan tema Kesejahteraan Rakyat. Rencananya, selain ditayangkan di televisi nasional, debat publik perdana ketiga paslon Pilkada ini juga disiarkan langsung melalui saluran radio, dan streaming youtube KPU Kabupaten Malang.