Plt Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi pajak daerah disektor BPHTB (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Plt Bapenda Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara saat menjelaskan potensi pajak daerah disektor BPHTB (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hingga awal bulan Oktober 2020, beberapa sektor penunjang PAD (Pendapatan Asli Daerah) di sektor pajak, terpantau bakal mengalami surplus. Salah satunya adalah di sektor BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan).

Dijelaskan Plt (Pelaksana tugas) Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, sampai dengan saat ini target BPHTB hanya tersisa kurang dari 3 persen. ”Berdasarkan data terbaru yang kami (Bapenda) kelola, hingga awal bulan ini (Oktober 2020) target pajak daerah di sektor BPHTB sudah terealisasi 97,46 persen,” ungkap Made.

Baca Juga : Bapenda Kota Malang Target Tahun 2021 Seluruh WP Manfaatkan Program e-Tax

Sekedar diketahui, target BPHTB tahun 2020 dipatok Rp 73 miliar. Dari jumlah tersebut, hingga awal bulan Oktober 2020 sudah terealisasi lebih dari Rp 71,1 miliar. ”Kalau melihat capaian pajak daerah, sektor BPHTB ini diprediksikan bakal mengalami surplus,” ungkap Made yang juga menjabat sebagai Kadisparbud (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Malang ini.

Jika mengacu pada capaian tahun sebelumnya, yakni pada 2019 silam pajak daerah di sektor BPHTB memang mampu mendulang surplus. Pasalnya dari target yang dipatok Rp 98 miliar. Hingga tutup buku 2019, Bapenda Kabupaten Malang mampu merealisasikan pendapatan BPHTB hingga nyaris Rp 115 miliar.

”Tahun lalu BPHTB mampu surplus hingga lebih dari 17 persen dari target yang ditentukan. Jika dinominalkan surplus sekitar Rp 17 miliar,” pungkasnya.