Calon bupati Malang Sanusi dari paslon nomor urut 1 SanDi (tengah) saat berdialog dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Dampit. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Calon bupati Malang Sanusi dari paslon nomor urut 1 SanDi (tengah) saat berdialog dengan masyarakat yang ada di Kecamatan Dampit. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Paslon SanDi (Sanusi-Didik Gatot Subroto) menggagas pemberian insentif bagi seluruh ketua RT (rukun tetangga) dan RW (rukun warga) yang ada di Kabupaten Malang. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh calon nupati Malang dari paslon SanDi nomor urut 1, Sanusi saat berdialog dengan lapisan masyarakat di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

”Nanti, semua ketua RT dan RW dapat insentif Rp 3 juta,” kata Sanusi saat mengawali dialog bersama warga Kecamatan Dampit, Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga : Maksimalkan Potensi Santri, Paslon LaDub Siapkan Skema Pesantren Enterpreneur hingga Bantuan Modal

Mendengar gagasan yang dicanangkan paslon SanDi tersebut, warga yang mendengarkannya seketika bertepuk tangan sembari berteriak “SanDi Malang Makmur”.

Sanusi melanjutkan, gagasan pemberian insentif tersebut sudah dibahas sebelum dirinya mengajukan cuti sebagai bupati Malan  lantaran kembali mencalonkan diri untuk periode selanjutnya.

Dalam pembahasannya bersama DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang, alokasi dana yang disiapkan untuk memberi insentif jutaan rupiah kepada masing-masing ketua RT dan RW tersebut bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Malang.

Dalam praktiknya, nominal dengan total Rp 3 juta tersebut bakal direalisasikan dalam setiap bulan. Artinya, dalam satu bulan para ketua RT dan RW di Kabupaten Malang bakal mendapatkan insentif senilai Rp 250 ribu.

”Insentif senilai Rp 250 per bulan. Bentuknya (insentif, red) berupa uang,” ungkap pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Menurut dia, pemberian insentif tersebut berdasarkan atas kinerja yang telah diberikan oleh ketua RT dan RW terhadap Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang. Menurut Sanusi, selama ini para ketua RT dan RW selalu terlibat dalam mensukseskan program pemerintahan. Atas dedikasi yang telah diberikan para ketua RT dan RW itulah, membuat Sanusi memberikan apresiasi khusus dengan cara pemberian insentif.

”Sudah saya ajukan ke dewan (sebelum cuti jadi bupati Malang, red). Hang pasti tahun 2021 akan kami ajukan untuk dianggarkan,” ucap Sanusi.

Sekedar diketahui, merujuk pada data yang dihimpun DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Malang, total ada 17.851 ketua RT dan RW di Kabupaten Malang, yang diproyeksikan bakal memperoleh insentif tersebut:

Baca Juga : Atasi Problem Sektor Pertanian, Ini Mekanisme Distribusi Bibit dan Pupuk yang akan Dilakukan Paslon SanDi

Rinciannya, jumlah ketua RT di Kabupaten Malang yang diproyeksikan mendapat insentif sejumlah 14.696 orang. Sedangkan ketua RW yang juga akan mendapatkan insentif mencapai 3.155 orang.

Artinya, jika setiap ketua RT dan RW diplot Rp 3 juta dalam setahun atau Rp 250 ribu pada setiap bulan, maka anggaran APBD Kabupaten Malang yang dialokasikan untuk merealisasi insentif tersebut mencapai Rp 53.553.000.000 .

”Program insentif untuk ketua RT dan RW ini baru pertama dilakukan. Program ini merupakan gagasan kami untuk mewujudkan Malang Makmur,” pungkas Sanusi.

Sekedar diketahui, dalam giat kampanye hari ini (Sabtu 24/10/2020), paslon SanDi beserta rombongan memilih untuk blusukan menyapa masyarakat, kalangan industi, pengusaha, dan tokoh agama yang ada di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.