Para penari Sapi Bengah saat menunjukkan aksi minum susu dalam launching Desa Wisata Edukasi Susu dan Sapi Perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Jumat (23/10/2020).
Para penari Sapi Bengah saat menunjukkan aksi minum susu dalam launching Desa Wisata Edukasi Susu dan Sapi Perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Jumat (23/10/2020).

MALANGTIMES - Tarian “Sapi Mbengah” mewarnai launching Desa Wisata Edukasi Susu dan Sapi Perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jumat (23/10/2020). Ada banyak kesesuaian antara misi gerak dalam tari itu dengan peluncuran desa wisata edukasi susu dan sapi.perah.

Tarian itu juga lucu dan menggemaskan. Apalagi, dalam membawakan tarian itu, anak-anak dusun menggunakan kostum sapi dilengkapi dengan masker untuk menerapkan protokol kesehatan. Tak lupa mereka mengenakan  topeng berbentuk muka sapi selama beberapa menit. 

Baca Juga : Wisata Kota Batu Jadi Jujukan Barista dari Berbagai Daerah

Launching itu juga dihadiri Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wawali Punjul Santoso, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq, anggota DPRD Kota Batu, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). 

Kemudian launching juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Dewanti. Lalu ada minum susu segar dalam kemasan botol secara bersamaan. Tamu undangan juga menuliskan komitemen gotong royong sepertiyang ditulis Dewanti ‘Ayo Bareng-Bareng Bangun Brau’.

Ya ke depan wisatawan yang ke desa wisata itu bisa mendapatkan edukasi proses pembuatan susu dan cara memerah sapi.

 Dewanti Rumpoko mengatakan, di Dusun Brau lebih banyak hewan sapi dibanding dengan penduduknya. Ditambah lokasinya yang dikelilingi lembah dengan hawa dingin nan sejuk. Semua itu  menjadi nilai tambah desa wisata.

Diresmikannya wisata edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Dusun Brau ini walaupun terpencil, punya potensi yang luar biasa. Sapinya lebih banyak daripada penduduknya. Ditambah lagi alamnya yang indah dan sejuk," kata Dewanti.

Sementara,  Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Sidiq menambahkan, di-launching-nya wisata edukasi susu sapi ini merupakan wujud komitmen Pemkot Batu bersama masyarakat setempat untuk memaksimalkan potensi di Dusun Brau sebagai destinasi wisata edukasi.

"Kegiatan ini merupakan cita-cita masyarakat Brau. Pemerintah akan terus mendorong kemajuan wilayah di Kota Batu dalam berbagai bidang. Salah satunya Dusun Brau dengan potensinya yang bisa jadi destinasi baru," kata dia.

Baca Juga : Pikat Wisatawan, Dusun Gerdu di Kota Batu Ini Pajang Ornamen-Ornamen Bambu Cantik Hingga Taman Toga

Selain itu, keistimewaan dusun ini dikelilingi pegunungan serta dikelilingi beragam wisata. Sebut saja Wanawisata Paralayang, Goa Pinus, dan Goa Pandawa sehingga menjadi potensi yang luar biasa.  

“Ini petunjuk Bu Wali, Brau dengan ikon yang dimiliki akan terus melakukan pendampingan dan meningkatkan ikon. Ikon wisata yang menarik bagi wisatawan dan program kelanjutan,” tambah Arief.

Sebelum diresmikan, terlebih dahulu di sana dilakukan beberapa rangkaian kegiatan secara cukup meriah. Di antaranya lomba sapi produktif dan perawatan kandang, lomba lingkungan RT terbersih, lomba kreasi memasak berbahan susu, dan lomba dolanan anak tempo dulu.