Ilustrasi bioskop saat dibuka di masa New Normal. (Foto: ©REUTERS/Jorge Silva).
Ilustrasi bioskop saat dibuka di masa New Normal. (Foto: ©REUTERS/Jorge Silva).

MALANGTIMES - Penikmat Film di Kota Malang tampaknya masih belum bisa berkunjung ke bioskop. Meski sejumlah bioskop di luar daerah seperti Jakarta telah banyak beroperasi sejak kemarin (Rabu, 21/10/2020).

Di antaranya, gedung bioskop XXI, Cinepolis dan CGV yang beroperasional kembali dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dalam prosesnya. Bahkan operasional bioskop di Kabupaten Malang telah buka lebih dulu sejak Jumat (16/10/2020) lalu.

Baca Juga : Dibuka Sejak Jumat, Antusias Pengunjung Bioskop NSC Kepanjen Masih Belum Meningkat

Namun, dalam hal ini Pemerintah Kota Malang (Pemkot) masih enggan memberi lampu hijau pengoperasian gedung bioskop di wilayahnya.

Seperti diakui Wali Kota Malang, Sutiaji meski segala persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu. Namun, Pemkot Malang masih akan meninjau kesiapan protokol kesehatan di masing-masing bioskop lebih dahulu.

"Belum (terkait izin pembukaan Bioskop), nanti akan kita lihat dulu," ujarnya ditemui Kamis (22/10/2020).

Sutiaji menambahkan, sejatinya prosedur tetap (protap) untuk kembali dioperasionalkannya bioskop di masa new normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19 di Kota Malang memang telah siap.

Hanya, saja pihaknya tidak ingin latah lantaran daerah lain yang sudah kembali dibuka. Melainkan, ia ingin memastikan jika kondisi area gedung bioskop harus benar-benar memenuhi standart protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kalau di kami protap-nya dulu sudah siap, dari dua bulan yang lalu kita sudah siap. Tapi kita tidak bisa mencontoh daerah lain (untuk operasional bioskop), karena yang lebih tahu di sini ya kami," imbuhnya.

Lebih jauh, pihaknya akan menginstruksikan instansi terkait dalam hal ini Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) untuk melakukan pengecekan kesiapan gedung bioskop yang ingin beroperasional kembali.

"Saya akan cek dulu ke Pora pariwisata (Disporapar), terkait persiapan itu. Karena hiburan di ranah Porapar," tandasnya.

Baca Juga : Sinopsis Story of Kale, Pahit-Manis Asmara Ardhito Pramono Rilis 23 Oktober 2020

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyampaikan bioskop diizinkan untuk dibuka kembali ketika fasilitas protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terpenuhi. Namun, sebelum beroperasional kembali pihak pengusaha bioskop harus mengirimkam surat kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Gugus Tugas Covid-19.

"Kalau untuk bioskop memang boleh buka asalkan memenuhi protokol kesehatan. Tetapi ada surat permohonan oleh mereka kepada dinas kesehatan, kepada Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang dulu (sebelum kembali beroperasional)," jelasnya.

Sebagai informasi, untuk  kembali beroperasional kembali pihak pengusaha bioskop harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seperti, disiplin memakai masker, penyediaan cuci tangan, dan alat ukur suhu tubuh.

Kemudian, ketentuan yang harus diperhatikan pengelola bioskop yakni memperhatikan jam buka hingga sistem tempat duduk. Yang mana, untuk jam operasional tetap dibatasi dari pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Selanjutnya, berkaitan dengan kebersihan dan sterilisasi bioskop harus dipastikan oleh pengelola bioskop. Pun juga, berkaitan dengan penataan tempat duduk yang harus berjarak atau physical distancing. Hingga kapasitas yang juga tak diperbolehkan penuh atau hanya 50 persen dari kapasitas total.