Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Dalam ajaran Islam, Allah SWT senantiasa memberikan kesempatan kepada para hamba-Nya yang ingin bertaubat atas kesalahan yang pernah dilakukan. Sehingga, siapapun yang mendapatkan kesempatan untuk bertaubat tentu harus dimanfaatkan dengan sangat baik.

Lantas bagaimana sebenarnya cara untuk berhijrah dan bertaubat yang sesungguhnya? Dan bagaimana ciri taubat seseorang yang akan diterima di sisi Allah SWT?

Baca Juga : Capai Kedudukan Mulia, Ini Tiga Warisan Rasulullah SAW untuk Umat Muslim

Ustadz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS dalam sebuah kajian menyampaikan, orang yang diterima taubatnya adalah mereka yang selalu ingat akan dosa-dosanya. Karena itu adalah taubatan nasuha atau taubat yang sebenarnya.

"Maka sangat berbahaya jika ada orang yang bertaubat namun lupa akan dosa-dosanya," kata UAS.

Bukan hanya itu, yang paling penting dalam bertaubat adalah merasa takut dalam hati kepada Allah SWT. Dengan bekal takut itulah seseorang akan menjadikannya sebagai bekal masuk surga Allah SWT.

Selama ini, di antara doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah menanamkan rasa takut dalam hati. Sehingga dengan rasa takut itu seseorang tidak akan jadi melakukan perbuatan dosa. Setiap akan melakukan perbuatan salah dan teringat akan Allah SWT, maka itu menjadi sebuah perlindungan untuk umat muslim.

Sementara itu, dalam kesempatan lain, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan, tidak ada orang yang berbuat dosa kecuali dibuat penyesalan oleh Allah SWT setelah melakukan perbuatan dosa itu. Maka kunci utama bagi mereka yang telah melakukan perbuatan dosa adalah dengan bertaubat.

Baca Juga : Mati Syahid di Medan Perang dan di Atas Ranjang, Ini Perbedaan Kondisi Dua Sahabat Rasulullah

Ustadz Khalid menyebut, setiap umat muslim pasti pernah melakukan perbuatan dosa. Namun setiap muslim diharuskan untuk bertaubat dan memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT setelah melakukan perbuatan dosa tersebut.

"Tidak perlu memperbaiki nama sendiri, perbaikilah hubunganmu dengan Allah SWT. Karena Allah memiliki cara akan itu," jelas Ustadz Khalid.

Ajakan untuk bertaubat bagi umat muslim yang telah melakukan perbuatan dosa itu pun telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah riwayat. Dalam riwayat itu, Rasulullah SAW pun bersabda, "Taubat akan membersihkan dan menghapuskan dosa masa lalu,".