Ilustrasi. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Angka kesembuhan covid-19 di Kota Malang terus mengalami peningkatan. Hingga saat in,  pasien sembuh telah mencapai 85 persen atau sejumlah 1.663 dari total kasus yang terdata hingga hari ini (Jumat, 16/10/2020) sejumlah 1.904 orang.

Jumlah angka kesembuhan saat ini terbilang cukup bagus, bahkan hampir menyamai persentase kesembuhan kasus covid-19 di Jawa Timur yang mencapai 86,7 persen.

Baca Juga : Kabupaten Malang dan Jember "Bersaing" di Posisi 10 Besar Kasus Covid-19 Jawa Timur

"Di  Kota Malang, angka kesembuhan sudah 85 persen. Jampir sama dengan provinsi. Provinsi itu 86,7 persen," ujar Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, Jumat (16/10/2020).

Jumlah kesembuhan, lanjut Sutiaji, sejatinya sudah cukup tinggi dari awal. Hanya, sempat terkendala pelaporan pendataan pasien.

"Awal-awal dulu kan kita rendah sekali (angka kesembuhan). Dulu sempat diperingatkan gubernur. Saya cek, ada hampir 200 (pasien sembuh) ternyata belum terpublis. Pelaporannya terlambat," ungkapnya.

Di samping angka kesembuhan yang terus meninggi, lonjakan penambahan kasus positif covid-19 setiap hari stagnan. Bahkan angka positif covid tak mencapai dua digit setiap hari.

Faktornyantak lain karena kedisiplinan masyarakat Kota Malang yang dinilai sudah tinggi. Misalnya kepatuhan dalam disiplin bermasker saat ini tercatat sudah mencapai 90 persen. Perubahan inilah yang dinilai cukup baik. Artinya masyarakat semakin sadar akan kesehatannya. "Yang melanggar protokol kesehatan masih tetap ada, tapi sudah menurun," ucapnya.

Baca Juga : Rayakan Ulang Tahun, KONI Kota Malang Gelar Tes PCR Eclia bagi Pengurus

Karena itu, operasi yustisi sebagai upaya untuk terus mengingatkan masyarakat agar disiplin bermasker sebagai pencegahan pertama akan terus dijalankan hingga kasus covid-19 di Kota Malang dinilai tuntas. "Iya (operasi yustisi akan terus dijalankan) sampai angka covid berhenti," tandas Sutiaji.

Untuk diketahui, dari total kasus yang tercatat, jumlah pasien yang meninggal dunia mencapai 188 orang. Sedangkan yang masih dalam perawatan sebanyak 51 orang.