Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota  Punjul Santoso dan pimpinan OPD  saat ziarah ke makam Wali Kota Batu pertama Imam Kabul di TPU Samaan, Kamis (15/10/2020). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Punjul Santoso dan pimpinan OPD saat ziarah ke makam Wali Kota Batu pertama Imam Kabul di TPU Samaan, Kamis (15/10/2020). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Sabtu (17/10/2020) lusa Kota Batu berusia 19 tahun. Untuk memperingati hal tersebut, ada sebuah tradisi yang tidak bisa ditinggalkan setiap tahun. Tradisi itu adalah bedah kerawang leluhur Kota Batu yang dilakukan Kamis (15/10/2020).

Bedah kerawang yang dilakukan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Sekretaris Kota Batu Zadiem Effesiensi, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) adalah berziarah ke makam mantan Wali Kota Batu  pertama Imam Kabul dan wakilnya, M. Khudlori.

Baca Juga : 7 Film Tayang Bulan Oktober 2020 di Klik Film, dari Drama hingga Horor

Mereka langsung berziarah  ke TPU Samaan Kota Malang, tempat Imam Kabul dimakamkan, serta ke TPU Desa Pucung Kabupaten Kediri,  tempat Khudlori dimakamkan. Selain itu, rombongan berziarah  ke makam Ketua DPRD pertama Kota Batu  Mashuri Abdul Rochim di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu.

Di sana, mereka melakukan ritual tabur bunga dan doa yang dipimpin oleh juru kunci makam.

Kemudian para pimpinan OPD lainnya dibagi ke beberapa titik lokasi di Kota Batu. Yakni makam Mbah Patok di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu; makam Mbah Batu di Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji; dan makam Mbah Mayangsari di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

“Kami tidak lupa kalau beliau-beliau ini yang mbaurekso Kota Batu. Kami mendoakan agar beliau-beliau khusnul khotimah. Di sana kami mengucap syukur atas berdirinya 19 tahun Kota Batu. Demikian pesat kemajuannya, tidak lupa mengingat beliau yang membaurekso Batu,” ucap Dewanti. “Selain itu! dalam kegiatan ini untuk menyambung batin dan mendoakan para pendiri yang sudah berjasa membangun Kota Batu," tambahnya.

Menurut Dewanti, ziarah itu sudah menjadi tradisi bagi Pemkot Batu sebelum HUT Kota Batu. Mereka berdoa agar warga Kota Batu diberi kesejahteraan, ekonominya semakin meningkat, dan pandemi covid-19 bisa segera berakhir.

Baca Juga : Geliatkan Wisata, Kampung Warna Warni Suguhkan Tarian Tradisi

"Kami selalu ingat bahwa manusia akhirnya akan berpulang ke Allah SWT sehingga tugas kami agar supaya bisa diingat dengan baik, harus melakukan tugas yang sebaik-baiknya untuk membuat kota wisata Batu yang baik. Kemudian masyarakat juga ikut mendoakan dengan baik," tutup istri Eddy Rumpoko ini.