Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva saat ditemui awak media di Kantor Bawaslu Kabupaten Malang, Senin (12/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva saat ditemui awak media di Kantor Bawaslu Kabupaten Malang, Senin (12/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang yakni Slamet Suyono, bakal dipanggil oleh Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Malang.

Pemanggilan tersebut dilakukan karena terdapat dugaan Slamet turut serta dalam melakukan tindakan politik praktis dengan membagikan sebuah gambar poster visi misi salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

Baca Juga : Blusukan ke Desa, Mantan Bupati Malang Sujud Ikut Kampanyekan Paslon LaDub

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang George da Silva, mengatakan, bahwa pihaknya berencana akan memanggil yang bersangkutan Kamis besok (15/10/2020) untuk dimintai keterangan. 

"Rencananya besok Kamis (15/10/2020) Slamet Suyono kami panggil ke sini (Kantor Bawaslu Kabupaten Malang, red)," ujarnya ketika dikonfirmasi pewarta, Rabu (14/10/2020). 

Keterangan yang nantinya didapat dari Slamet akan menjadi pertimbangan dalam rapat pleno keputusan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Malang. 

Karena sebelumnya dikatakan oleh George, pihaknya telah menghadirkan dua orang saksi yang berada di dalam grup WhatsApp tersebut. Di mana Slamet membagikan gambar poster salah satu paslon yang sedang berkontestasi di Pilkada Kabupaten Malang 2020. 

"Selain dua orang tersebut, pada hari Senin (12/10/2020) kemarin Kadispora juga sudah kami mintai keterangan," terangnya. 

Meskipun sebelumnya pada hari Rabu (7/10/2020) Slamet Suyono telah datang ke Kantor Bawaslu Kabupaten Malang untuk memberikan keterangan, namun masih kurang cukup. 

"Sebelumnya, usai membagikan gambar itu, Slamet datang kesini untuk klarifikasi, dan besok baru kami periksa," ujarnya. 

Baca Juga : Cabup Malang Lathifah Shohib Ziarah ke Makam Bung Karno, Ungkap Kedekatan dengan Keluarga Besar Proklamator

George mengakui bahwa setelah viral nomor WhatsApp Slamet yang membagikan sebuah gambar poster salah satu paslon di Pilkada Kabupaten Malang di grup WhatsApp Inspirasi Malang Raya, yang bersangkutan datang untuk memberikan keterangan dan permohonan maaf karena terdapat masalah pada handphone Slamet. 

"Berdasarkan keterangan dari Slamet, bahwa dia berniat untuk menghapus gambar tersebut karena ada trouble pada hp nya akhirnya tidak sengaja di bagikan di grup itu," bebernya. 

Akhirnya waktu akan menghapus sudah tidak bisa, dikatakan George, karena sudah lebih dari tujuh menit. "Untuk grup WhatsApp jika memang lebih dari tujuh menit apalagi satu jam, sudah tidak dapat dihapus," imbuhnya. 

Meskipun Slamet telah memberikan keterangan dan permohonan maaf, tidak lantas permasalahan selesai. Namun terdapat proses tahapan penindakan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Malang. 

Sebagai informasi, bahwa grup WhatsApp di mana Slamet tergabung di dalamnya bernama Inspirasi Malang Raya yang berisi 255 anggota terdiri dari lintas tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh politik, pejabat pimpinan daerah dan wartawan.