Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso ST MT (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang terbilang sangat tinggi, bahkan hampir menyentuh angka 100 persen. Meski begitu, dinas yang membawahi 129 jenis perizinan dan non-perizinan itu tetap memilih terus meningkatkan layanan.

Dari hasil survei yang dipublikasikan melalui akun resmi Instagram Disnaker-PMPTSP Kota Malang, disebutkan bahwa nilai kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan adalah 99,96 persen. Kepuasan itu didapatkan melalui masyarakat yang mengurus izin secara online melalui sisitem izin online (izol).

Baca Juga : Sembilan Bulan, Pajak Perhotelan Sumbang PAD Kabupaten Malang Rp 1,5 Miliar

Tertera dalam keterangan tersebut bahwasanya survei dilakukan kepada 2.622 peserta yang juga memanfaatkan layanan Izol.

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso menyampaikan, Disnaker-PMPTSP Kota Malang memiliki beberapa cara dalam melakukan survei kepuasan. Cara pertama yang dilakukan adalah secara konvensional melalui penyebaran angket. Kedua, menyuguhkan tool survei ketika masyarakat sedang mengurus izin.

"Tool survei tersebut dalam bentuk emoji senyum untuk tingkat kepuasan tinggi, senyum datar untuk biasa saja, dan emoji marah ketika tidak puas dengan layanan yang dibuat," kata Erik.

Selain itu, lanjut dia, survei juga dilakukan melalui pemanfaatan layanan Izin online atau izol. Sebab,  setiap kali masyarakat yang mengurus izin secara online juga diwajibkan mengisi survei kepuasan yang ada di dalamnya.

Sejauh ini, survei yang dilakukan melui sistem izol terbilang efektif. Ssbab,  ada beberapa saran yang disertakan di dalamnya. "Data rekap terakhir yang masuk lewat aplikasi izol otomatis data ter-update dengan sendirinya dan kami upload lewat website dan media sosial," jelas Erik.

Nilai kepuasan yang tinggi itu tampaknya menjadi salah satu penyemangat bagi Disnaker-PMPTSP Kota Malang. Pasalnya, berbagai inovasi terus dilakukan untuk bisa memberi kenyamanan kepada masyarakat yang mengurus izin usaha.

Baca Juga : Dibatasi 50 Persen, Pajak Restoran di Kabupaten Malang Sumbang PAD Rp 5,2 Miliar

Sebagai informasi, sistem pelayanan online melalui izol Disnaker-PMPTSP Kota Malang sampai saat ini memiliki sekitar 35 jenis izin dan non-perizinan. Totalnya 129 jenis izin usaha. Beberapa izin dan non-perizinan tersebut di antaranya surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP), izin praktik dokter, surat keterangan penelitian, dan izin normal baru.

Masyarakat yang hendak mengurus beberapa perizinan tersebut bisa langsung mengaksesnya di laman izol. Sehingga tidak harus datang langsung ke kantor Disnaker-PMPTSP Kota Malang. Terlebih, selama masa pandemi covid-19 ini, layanan tatap muka sangat dibatasi.