Diskopindag Catat 30 Persen Warga Kota Malang Berbelanja Sistem Online

Oct 11, 2020 12:22
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pandemi covid-19 mengharuskan semua orang membatasi aktivitas di tempat umum. Salah satunya pasar rakyat. Hal inilah yang menjadikan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk terus menggencarkan sistem belanja online.

Selain lebih mudah, belanja online juga menjadi salah satu pencegahan penularan penyebaran covid-19. Pasalnya, akses untuk bertemu dengan banyak di area kerumunan bisa diminimalisasi.

Baca Juga : Lampu Semi Klasik Lumina, Produk Baru di Graha Bangunan, Cocok untuk Segala Hunian

Kepala Diskopindag Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, pada  masa pandemi covid-19 ini, masyarakat Kota Malang yang memanfaatkan sistem belanja online di pasar rakyat baru tercatat sekitar 30 persen. Sisanya masih melakukan belanja dengan mengujungi area lokasi secara langsung.

"Saat ini baru ada sekitar 30 persen dari masyarakat yang memanfaatkan belanja online di pasar rakyat. Memang masih banyak ya warga yang belanja langsung ke pasar daripada memanfaatkan sistem online ini," ujarnya.

Dengan jumlah yang lebih banyak masyarakat berbelanja secara langsung di tengah pandemi covid-19, pihaknya masih terus menggencarkan sosialisasi berbelanja online secara masif. Hal ini sebagai satu upaya agar aktivitas di area kerumunan bisa lebih diminimalisasi untuk pencegahan penyebaran virus.

"Terus, kami masih melakukan imbauan-imbauan secara masif. Termasuk sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat, lalu juga membuat banner dan yang lainnya," imbuhnya.

Baca Juga : Omzet Tergerus, Ketua Dekopin Sri Untari Minta Pemerintah Bantu Koperasi

Lebih jauh, Wahyu menyampaikan masyarakat sudah bisa mengakses sistem belanja online di 10 pasar rakyat di Kota Malang. Di antaranya, Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Bunulrejo, Pasar Klojen, Pasar Tawangmangu, Pasar Mergan, Pasar Dinoyo, Pasar Madyopuro, Pasar Sawojajar, Pasar Kedungkandang, dan Pasar Sukun.

"Saat ini yang sudah menjalankan sistem online ada 10 pasar. Pelan tapi pasti, kami terus berupaya agar seluruh pasar rakyat di Kota Malang bisa berbasis sistem belanja online," tandasnya.

Topik
Diskopindag Kota Malang belanja online Wahyu Setianto Pandemi Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru