Salah satu penerangan jalan yang pajaknya dikelola oleh Bapenda Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Salah satu penerangan jalan yang pajaknya dikelola oleh Bapenda Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seperti tahun sebelumnya, PPJ atau pajak penerangan jalan diprediksi bakal menjadi salah satu sektor pajak daerah dengan pendapatan tertinggi di Kabupaten Malang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Made Arya Wedhantara selaku Plt (Pelaksana tugas) Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang, saat dikonfirmasi Selasa (6/10/2020) pagi.

Baca Juga : Warganet Serbu Medsos Dinkes, Kominfo Kabupaten Malang Kerahkan 4 Teknisi Benahi Website

 

”Target pajak daerah tertinggi masih dipegang PPJ, tahun ini targetnya Rp 77,2 miliar. Itu lebih tinggi dibandingkan target PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan),” terang Made.

Dari target tersebut, lanjut Made, Bapenda Kabupaten Malang sudah mampu merealisasi sekitar Rp 59,5 miliar. Atau setara dengan 77 persen dari target yang sudah ditentukan.

”Capaian itu (Rp 59,5 miliar) terekapitulasi hingga periode 5 Oktober (2020),” terang pria yang juga menjabat sebagai Kadisparbud (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Malang ini.

Merujuk pada data yang dihimpun Bapenda Kabupaten Malang, target PPJ mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya. Yakni meningkat sekitar Rp 10,7 juta.

”Hingga bulan September (2020) PPJ memperoleh pendapatan sekitar Rp 59 sekian miliar. Kalau dilihat datanya, dalam 5 hari (tanggal 1 hingga 5 Oktober 2020, red) PPJ memperoleh penghasilan Rp 10 juta lebih,” terang Made.

Baca Juga : Urus Izin Usaha Dikeluhkan, DPRD Kota Malang Sahkan Anggaran Bagi UMKM Senilai Rp 500 Juta

 

Dengan capaian tersebut, Bapenda Kabupaten Malang optimis jika target PPJ tahun ini bisa terealisasi. ”Masih ada waktu sekitar 3 bulan, kami yakin targetnya (PPJ) bisa terpenuhi. Harapannya di bulan ini (Oktober 2020) target yang mencapai Rp 77,2 miliar itu bisa terealisasi. Sehingga bisa surplus seperti tahun sebelum-sebelumnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PPJ memang menjadi salah satu sektor pajak daerah yang langganan surplus. Pada 2019 lalu misalnya, saat itu dari target Rp 78,6 miliar, Bapenda Kabupaten Malang mampu mendulang pendapatan Rp 81,3 miliar atau surplus sekitar 3 persen dari target yang ditentukan.