Sekretaris Kecamatan Bumiaji, Bambang Hari Sulian saat berswafoto di sudut taman di kantor Kecamatan Bumiaji.
Sekretaris Kecamatan Bumiaji, Bambang Hari Sulian saat berswafoto di sudut taman di kantor Kecamatan Bumiaji.

MALANGTIMES - Arus pengunjung yang masuk ke Kota Batu mulai mengalami peningkatan sebulan setelah destinasi-destinasi wisata di kota apel itu buka. Jajaran bunga hortensia aneka warna yang menghiasi taman kantor Kecamatan Bumiaji pun siap menyambut wisatawan.

Kecamatan Bumiaji dikenal dengan desa-desanya yang memiliki beragam potensi pertanian, salah satunya yakni tanaman hias. Untuk menunjukkan kelebihan ini, taman di kantor kecamatannya disulap bak hutan yang dipenuhi tanaman hortensia.

Baca Juga : Pandemi, Jasa Angkutan DAMRI ke Kawasan Wisata Bromo Capai 150 Wisatawan

Taman itu terletak tepat di area depan kantor dengan luas sekitar 10 meter persegi. Hutan buatan ini memiliki pohon-pohon pakis menjulang tinggi. Suasana makin asri dengan bunga hortensia warna ungu yang mekar memenuhi taman. 

Kemudian terdapat landmark ‘Bumiaji’ yang dibentuk dengan tanaman berwarna hijau. Juga terdapat sebuah pintu masuk atau gapura dan kursi yang terbuat dari bambu.

Untuk masuk ke dalam menikmati taman itu, sudah disiapkan jalan khusus supaya tanaman dan rumput yang tertanam di sana tetap aman. Plang penunjuk arah yang sudah diberi nama desa-desa di kecamatan tersebut sekaligus menambah wawasan pengunjung.

Karena cukup unik dan menarik, taman hortensia sudah memikat wisatawan yang melintas di sana. Tak sedikit pengunjung yang mampir untuk berfoto dan mengabadikan momen kunjungan di kawasan Kecamatan Bumiaji.

Sekretaris Kecamatan Bumiaji Bambang Hari Sulian mengatakan, taman tersebut bisa disulap dengan cantik nan indah bermula dari kondisi petani hortensia di Desa Tulungrejo. Para petani mengalami kerugian puluhan juta karena bunga-bunga itu tidak laku terjual di tengah pandemi Covid-19. Kurang lebih, saat itu ada 30 ribu potong bunga yang tidak laku.

“Seluas empat hektare ditanami bunga hortensia yang berada di kawasan Hutan Bon Pring. Kemudian kami berkoordinasi dengan Dinas Pertanian melalui PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) Pertanian tetapi belum ada solusi,” ungkapnya.

Baca Juga : Demi Menjaga Mata Air, Wisata Alaska di Kota Batu Akhirnya Diberhentikan

Camat Bumiaji Aditya Prasaja mengetahui hal tersebut langsung turun dan membeli sekitar 400 potong bunga hortensia untuk ditata menjadi taman kantor kecamatan. Selanjutnya, 42 pegawai ikut mengumpulkan dana untuk membeli bunga tersebut.

“Supaya orang ke sini mengurus kependudukan bisa menikmati taman, agar tidak bosan jika ada ruang hijau terbuka. Selain itu juga agar bisa menjadi contoh bagi 9 kantor desa yang ada di Kecamatan Bumiaji,” tambahnya.

Mengingat, saat ini baru Kantor Desa Pandanrejo yang memiliki taman yang asri. Sehingga desa-desa yang memiliki potensi pertanian bisa meniru dan menunjukkan kelebihan masingmasing.