Pelaku Usaha Tanaman Kota Batu Vina Purwanti saat mengecek begonia di tokonya, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Pelaku Usaha Tanaman Kota Batu Vina Purwanti saat mengecek begonia di tokonya, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bukan hanya tanaman monstera dan kaktus saja yang saat ini sedang diminati oleh para penghobi tanaman di tengah pandemi Covid-19. Tanaman begonia dengan beragam jenisnya juga menjadi salah satu yang banyak diminati saat ini.

Pelaku Usaha Tanaman Kota Batu Vina Purwanti mengatakan, tanaman jenis daun-daunan saat ini yang menjadi primadona. Terlebih tanaman daun-daunan Indoor yakni begonia. “Seperti begonia, merupakan salah satu jenis tanaman daun-daunan yang peminatnya banyak karena bentuknya yang unik,” katanya, Senin (28/9/2020).

Baca Juga : Jarang yang Tahu, Ada Pertanian Bawang di Bukit Tandus Saudi Arabia

Seperti begonia escargot harga yang ditawarkan mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu per potnya. Kemudian ada juga begonia polladot harganya juga sama mulai Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu per potnya.

Sedangkan begonia cross harganya termurah Rp 75 ribu sampai Rp 500 ribu per potnya. Harga tersebut tergantung pada besar dan kecilnya yang dimiliki oleh tanaman ini. “Semakin besar bentuk daunnya harganya akan semakin tinggi, sama halnya seperti monstera semakin besar dan banyak daun dalam pot jadi tinggi harganya,” imbuhnya kepada MalangTIMES.

Ia menambahkan, perawatan yang harus dilakukan dengan tanaman begonia ini adalah harus diletakkan di tempat yang lembab. Lalu tidak boleh terlalu banyak terkena air. “Tanaman ini kalau terlalu banyak air bisa membusuk, kalau kurang air bisa kering atau mati. Jadi gak boleh banyak air dan kurang air, tapi penyiraman cukup satu hari sekali saja,” terang ibu satu anak ini.

Selama masa pandemi ini khusus tanaman begonia ini bisa laku terjual kurang lebih sebanyak 120 pot. Tentunya itu jumlah yang fantastis, terlebih di tengah pandemi ternyata banyak orang memilih untuk menyibukkan diri dengan merawat tanaman.

Baca Juga : Putuskan Jadi Transgender, Oscar Lawalata Punya Nama Baru, Siapa?

Konsumen yang membeli di tempat usahanya itu mulai dari lokal Malang Raya, Surabaya, dan terbanyak dari kawasan Jawa Tengah. “Selama pandemi ini peningkatan 5 kali lipat,” tutupnya.