Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat jalan sehat di kawasan Alun-Alun Kota Batu. (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat jalan sehat di kawasan Alun-Alun Kota Batu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menekankan aturan ketat agar seluruh pengunjung yang masuk ke kota wisata itu harus mengenakan masker. Warga yang beraktivitas di luar rumah pun juga diwajibkan menggunakan masker. 

“Tolong, masuk ke Kota Batu wajib memakai masker, kalau nggak mau ya jangan masuk Kota Batu,” tegas Dewanti. 

Baca Juga : Iuran BPJS Ketenagakerjaan Diskon 99% hingga Januari 2021

 

Selain itu, dia juga terus mengajak masyarakat untuk giat berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh. Hampir setiap pagi, Dewanti Rumpoko menyempatkan waktunya untuk melakukan jalan pagi untuk meningkatkan kebugaran.

Dalam kesempatan itu, tidak lupa Dewanti selalu menegur masyarakat yang kedapatan tidak taat akan protokol kesehatan di setiap jalan yang di lewatinya. 

“Jalan pagi ini melewati jalan dan rumah warga yg berada di dekat tempat keramaian. Alhamdulillah, pagi-pagi keadaan jalan dan lingkungan sudah tampak bersih dan orang-orang yang di jalan sudah banyak yang memakai masker,” kata Dewanti.

Meski demikian Dewanti menyesalkan saat menemukan anak muda sedang berkumpul tidak menjaga physical distancing walaupun menggunakan masker di kawasan Alun-Alun Kota Batu. Juga para pengemudi ojek online yang kerap ditemukannya juga berkumpul.

Istri Eddy Rumpoko itu mendapati banyak juga yang menggunakan masker tidak benar. Seperti ada yang masih memperlihatkan hidungnya, hanya menggunakan sampai batas dagu, dan sebagainya.

Baca Juga : Sepeda Berkeranjang Bunga Wali Kota Batu Menyita Perhatian Gubernur Jatim

 

“Dan, tetep, anak-anak muda yang berkumpul para pengemudi ojek online yang berkumpul, memakai masker masih belum benar banget. Ada yang tampak hidungnya, ada yang di dagu, dikalungkan, bahkan ada yang tidak memakai juga tidak membawa,” imbuhnya.

Menurutnya jika melihat orang yang lansia, dengan raut wajah yang lugu masih diberitahu dengan baik-baik sambil diberi masker. Namun ia tidak akan memberi ampun bagi mereka yang tampak berpendidikan, terlebih jika terlihat ekonominya mampu.

“Kalau tampak orang yang sepuh, lugu, masih diberitahu dengan baik dan diberi masker. Supaya sehat semua ya ibu, bapak. Tapi kalau tampak orang berpendidikan apalagi secara ekonomi tampak mampu, tak ampun lagi mbak, mas, ibu, bapak,” jelas politisi PDIP ini.