Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Kebiasaan cebok setelah membuang hajat, baik air kecil atau kencing dan air besar, tentu menjadi kebiasaan sebagian besar muslim. Tapi tak tertutup kemungkinan ada saja yang masih enggan membersihkan diri dari najis menggunakan air setelah membuang hajat.

Hal itu sangat tidak dibenarkan dalam Islam. Sebab, dalam Islam telah ditegaskan bahwa membersihkan najis setelah membuang hajat adalah sebuah keharusan. Selain untuk menghindari najis, penelitian kesehatan juga menyebutkan air seni maupun tinja adalah kotoran sehingga harus dibersihkan.

Baca Juga : Inilah Sumur Legenda, Tempat Rasulullah Mandi Sebelum Taklukkan Makkah

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, dalam berbagai riwayat dijelaskan bahwa tidak cebok saat kencing atau membuang hajat menjadi salah satu penyebab siksa kubur. Sebab, cebok usai membuang hajat adalah syariat dalam Islam dan disunahkan dilakukan dengan cara jongkok agar tidak memercik pada pakaian.

Dalam riwayat disebutkan, Rasulullah SAW melewati dua kuburan lalu bersabda, “Sesungguhnya keduanya sedang disiksa dan tidaklah keduanya disiksa karena perkara yang besar dalam pandangannya. Tetapi ketahuilah, itu adalah perbuatan dosa besar. Yang pertama diazab lantaran tidak bersih dari buang air kecil dan yang lainnya karena suka adu domba.”

Masih dalam riwayat yang sama, disebutkan bahwa saat itu Rasulullah SAW memerintahkan mengambil pelepah kurma yang basah dan membelahnya menjadi dua dan meletakkan di atas dua kuburan tersebut. Lalu para sahabat bertanya, “Mengapa engkau melakukan itu ya Rasulullah?”

Maka Rasulullah SAW menjawab, “Semoga keduanya diringankan dari azab setelah atau selema ke dua pelepah ini masih basah.”

Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan, hadis tersebut menandakan bahwa kencing menjadi salah satu penyebab siksa kubur. Dalam hadis lain disebutkan Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah, kebanyakan siksa kubur itu disebabkan oleh air kencing.”

Baca Juga : Sempat Terpuruk, Begini Cara Ciamik Anak-Anak Muda Dusun Bangilan Tumbuhkan Ekonomi Desa

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW berkata, “Umumnya atau kebanyakan siksa kubur disebabkan oleh air kencing. Maka dari itu bersihkanlah diri dari air kencing.”

"Islam peduli dengan kebersihan dan tidak boleh diremehkan dengan hal-hal semacam ini," terang Ustaz Khalid Basalamah.