Flayer WCD 2020 (DLH Kota Malang for MalangTIMES)
Flayer WCD 2020 (DLH Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - World Cleanup Day (WCD) 2020 di Kota Malang akan dilaksanakan pada 23 September 2020 (Rabu besok) dan terpusat di RW 03 Kelurahan Sukun. WDC yang akan digelar itu dilakukan sesuai tagline 'Gerakan Bersama Menuju Kota Malang Bersih Tahun 2025'.

Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati, mengatakan, lebih dua juta relawan telah mengikuti kegiatan World Cleanup Day (WCD) di daerah. 

Baca Juga : Netralitas ASN di Pilkada, Sekda Kabupaten Malang: Secepatnya Kita Lakukan Koordinasi dengan Inspektorat dan Bawaslu

 

Pada tahun 2020 ini, aksi cleanup (khusus zona Covid resiko rendah) dan pilah sampah di rumah dilaksanakan selama 7 hari. Dimulai 13 hingga 19 September, sedangkan kegiatan ini akan berlangsung hingga 27 September 2020.

Sampah-sampah yang dikumpulkan akan dipilah terlebih dahulu berdasarkan jenisnya, lalu dibawa ke fasilitas pengelolaan sampah terdekat. Setiap relawan pun harus melaporkan jumlah sampah dikumpulkan maksimal pada Minggu (27/9/2020) melalui tautan https://bit.ly/RekapWCDI2020.

“Harapan kami, Indonesia kembali menjadi yang terdepan bagi kegiatan ini di dunia. Sejak dua tahun berturut-turut, 2018-2019, Indonesia menjadi negara yang memimpin aksi cleanup terbesar di dunia. Disusul negara kedua, Pakistan,” ujar Rosa Vivien Ratnawati dalam talkshow online Closing Ceremony World Cleanup Day Indonesia 2020 “Bersatu untuk Indonesia Bersih dalam Aksi Cleanup dan Pilah Sampah dari Rumah” yang digelar Sabtu (19/9/2020) lalu.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kota Malang Joao Maria Gomes de Carvalho atau yang akrab disapa Joe menegaskan, bahwa kegiatan WCD 2020 akan dilaksanakan besok di RW 03 Kelurahan Sukun. 

"Ya, besok (WCD) dilaksanakan," ucap Joe melalui pesan singkat.

Baca Juga : Cegah Pencemaran, DPUPRPKP Kota Malang Dorong Pemanfaatan Layanan Sedot Tinja

 

Dalam kegiatan tersebut, nantinya Joe berharap masyarakat bisa lebih peka lagi terhadap sampah. Dalam hal ini yang dimaksud adalah masyarakat diminta untuk sadar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih langsung membuang ke sungai. Hal itu menurut Joe dapat mencemari sungai dan nantinya juga akan berpengaruh kepada kesehatan masyarakat.

"Masih banyak masyarakat yang kesadarannya kurang tentang membuang sampah, baik plastik atau sampah apapun," kata Joe.