Peta sebaran kasus covid-19 di Jawa Timur periode 21 September 2020 (Foto : Istimewa)
Peta sebaran kasus covid-19 di Jawa Timur periode 21 September 2020 (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Perlahan angka penularan kasus covid-19 di Kabupaten Malang bisa ditekan secara signifikan. Hal itu setidaknya dapat dilihat dari banyaknya jumlah penambahan pasien yang sembuh, dibandingkan dengan peningkatan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19.

”Jajaran Forkopimda Kabupaten Malang terus bersinergi untuk menekan penularan kasus covid-19, beberapan hari belakangan ini kami juga aktif menggelar Operasi Yustisi,” ungkap Bupati Malang, HM Sanusi saat memberikan sambutannya ketika menghadiri agenda Madrasah Tangguh di MTS Negeri 7 Malang yang berlokasi di Desa Pandanajeng, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (22/9/2020) siang.

Baca Juga : Angka Kumulatif Capai 400, Pasien Konfirm di Kota Batu Tambah 9 Orang

Menurutnya, dalam serangkaian agenda Operasi Yustisi yang telah diselenggarakan sejak 14 September 2020 lalu, terbukti efektif guna menekan penularan covid-19. Pasalnya, jika ada masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi denda.

”Yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker akan didenda Rp 100 ribu. Kalau tidak ada uang akan disita KTP-nya (Kartu Tanda Penduduk) dan akan dikenakan sanksi sosial,” ucap Bupati Malang Sanusi sembari mengatakan jika sanksi denda berupa Tindak Pidana Ringan (Tipiring) tersebut, juga berlaku proses persidangan ditempat.

Lantaran dilakukan secara tegas dan berkelanjutan, lanjut Sanusi, sampai saat ini jumlah penambahan pasien covid-19 di Kabupaten Malang cenderung stagnan. Alias tidak ada penambahan.

”Dari laporan yang saya terima, selama dua hari ini tidak ada penambahan pasien covid-19 di Kabupaten Malang,” sambung salah satu kader PDI Perjuangan ini.

Sebagai informasi, merujuk pada data yang dihimpun Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jawa Timur, jumlah kasus covid-19 per tanggal 21 September 2020 ada 875 kasus.

Dari jumlah tersebut, 762 pasien diantaranya dinyatakan sembuh. Sedangkan jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia lantaran terpapar covid-19, ada 57 orang jiwa.

Baca Juga : 3 Desa/Kelurahan di Kota Batu Berubah Menjadi Zona Merah

Dengan adanya penambahan jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh secara signifikan tersebut, membuat Kabupaten Malang turun 1 digit ke posisi 8 sebagai daerah perkembangan kasus covid-19 terbanyak di Jawa Timur.

”Sejak tanggal 19 September lalu (2020), Kabupaten Malang turun ke peringkat 8 dari yang sebelumnya ada di peringkat 7 se-Jatim,” pungkasnya.