Tampilan utama saat mengakses website milik Dinkes Kabupaten Malang paska mengalami peretasan (Foto : Istimewa)
Tampilan utama saat mengakses website milik Dinkes Kabupaten Malang paska mengalami peretasan (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Tiga hari paska diretas, Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Malang terpantau masih berjibaku membenahi website milik Dinkes (Dinas Kesehatan) yang diretas oleh tangan jahil pada Jumat (18/9/2020) lalu.

Berdasarkan penelusuran media online ini, beberapa pegawai Diskominfo Kabupaten Malang, terpantau melakukan evaluasi guna mengantisipasi aksi peretasan serupa kembali terjadi. Sembari memperbaiki website milik Dinkes Kabupaten Malang yang terlanjur diretas hacker.

Baca Juga : Cegah Kluster Ponpes, Sekda Perintahkan Sidak Protokol Kesehatan dan Layani Rapid Test

”(Website Dinkes Kabupaten Malang, red) lagi diretas, tapi sudah diperbaiki. Hari ini (Senin 21/9/2020) kami rapatkan sama teman-teman. Kita masih evaluasi bersama agar kejadian peretasan tidak kembali terjadi,” ungkap Kasie Pengembangan Aplikasi Informatika, Diskominfo Kabupaten Malang, Tri Darmawan saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2020).

Seperti pemberitaan sebelumnya, aksi peretasan yang menimpa website resmi milik dinas yang menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Malang tersebut, diketahui pertama kali pada Jumat (18/9/2020).

Ketika itu, saat diakses melalui alamat situs http://dinkes.malangkab.go.id/ hanya terpampang tulisan pada tampilan utama website milik Dinkes Kabupaten Malang tersebut. 

Dalam secarik tulisan yang ditinggalkan oleh hacker, menyampaikan jika website milik dinas yang dikepalai oleh Arbani Mukti Wibowo ini sudah sering diretas.

”JANGAN MERASA JAGO KALO MASIH NGE HACK WEBSITE NEGARA :) INDONESIA HACKER RULES NYA MANA OM :) MAAF MIN TADI SEBELUMNYA INI WEBSITE UDAH DIRETAS”

Begitulah jejak yang ditinggalkan oleh pelaku, pada halaman utama yang memiliki background warna putih polos tersebut.

Dari penelusuran media online ini, tiga hari paska mengalami peretasan website milik Dinkes Kabupaten Malang terpantau sudah bisa diakses. Hanya saja guna mengoptimalkan sistem keamanan agar tidak bisa kembali diretas, Diskominfo berencana bakal melakukan pergantian server.

Baca Juga : Sepi, Swalayan Ikan Kota Malang Akan Dijadikan Galeri Pameran

”Beberapa proses recovery (pemulihan, red) sudah selesai, tapi saat ini masih menunggu proses migrasi domain dari server baru,” terang Tri.

Menurutnya, proses migrasi domain dari server baru tersebut dilakukan untuk meminimalisir aksi peretasan kembali terulang di kemudian hari. Sedangkan waktu yang dibutuhkan, diperkirakan membutuhkan durasi maksimal 3 hari. Sebab ada banyak data pada website milik Pemkab Malang, yang mengalami peralihan server baru tersebut.

”Domain-nya beda bidang, biar lebih aman kita buat klaster. Insyaa Allah 2-3 hari lagi sudah clear (selesai, red) semua,” pungkasnya.