Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Selama beberapa pekan terakhir, masyarakat ramai memperbincangkan  anjuran untuk tak mengenakan masker scuba saat pandemi covid-19. Salah satu alasannya karena lapisan masker scuba terlalu tipis dan sangat mungkin ditembus oleh virus.

Meski begitu, pemakaian masker scuba masih banyak digunakan masyarakat. Di Kota Malang, belum ada larangan mengenai pemakaian masker jenis scuba tersebut. Sehingga, masyarakat juga masih  bebas mengenakan berbagai jenis masker untuk aktivitasnya sehari-hari.

Baca Juga : Kabar Baik! Kamu Bisa Buat Masker Tidak Sesak dengan Alat Terbaru Ini

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, pemerintah saat ini masih menunggu kajian mengenai jenis- jenis masker yang bisa dan dilarang digunakan saat pandemi covid-19. Sehingga, sampai sekarang Pemkot Malang belum berencana mengeluarkan kebijakan untuk melarang pemakaian masker scuba. "Semua masih jadi perdebatan. Akan kami kaji dulu," kata dia.

Sutiaji menerangkan, anjuran untuk tak mengenakan masker scuba tentu berdasarkan pengetahuan. Jadi, dia masih enggan gagabah memberikan kebijakan. Setelah hasil kajian keluar, maka Pemkot Malang bisa menentukan apakah pemakaian masker scuba diperbolehkan atau tidak.

Lebih jauh Sutiaji menyampaikan sejauh ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat berkaitan dengan anjuran tak mengenakan masker scuba tersebut meski  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito berpendapat scuba memang terlalu tipis sehingga kemungkinan virus untuk tembus lebih besar. "Belum ada anjuran juga dari pemerintah pusat," terangnya.

Sutiaji juga menyampaikan, pemakaian masker di beberapa lokasi saat ini masih menjadi perdebatan. Salah satunya berkaitan dengan pemakaian masker di dalam mobil. Sebagian berpendapat bahwa mobil merupakan ruang privat sehingga tidak wajib mengenakan masker.

Baca Juga : Masker belum Efektif Cegah Covid, Kadinkes Arbani Imbau Utamakan Jaga Jarak

Namun para pakar kesehatan sejauh ini berpendapat pemakaian masker di dalam mobil masih sangat penting. Sebab, erat kaitannya dengan mutasi virus saat ada orang baru yang masuk mobil atau ketika membuka pintu dan jendela mobil.