Kadiskominfo Kabupaten Malang Aniswaty Aziz saat menjelaskan kondisi website Dinkes setelah diretas. (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Kadiskominfo Kabupaten Malang Aniswaty Aziz saat menjelaskan kondisi website Dinkes setelah diretas. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masyarakat, khususnya di Kabupaten Malang, yang ingin mencari update informasi seputar kesehatan, sepertinya masih harus bersabar. Soalnya, website Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang yang diretas masih dalam perbaikan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kadiskominfo (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Malang Aniswaty Aziz saat dikonfirmasi media online ini, Sabtu (19/9/2020). ”Sebentar masih kami kontrol. Kami sedang develop. Jadi, ada peralihan server,” ungkap Aniswaty.

Baca Juga : Website Dinas yang Tangani Covid-19 Diretas, Kadinkes Kabupaten Malang: Saya Cek

Seperti yang sudah diberitakan, website resmi milik dinas yang menangani kasus covid-19 di Kabupaten Malang tersebut diketahui mengalami peretasan pada Jumat (18/9/2020). Saat itu, ketika diakses melalui alamat situs http://dinkes.malangkab.go.id/, hanya terpampang secarik tulisan yang ada di tampilan utama website milik Dinkes Kabupaten Malang tersebut. Dalam jejak tulisan yang terpampang pada tampilan website dengan background berwarna putih tersebut, sang peretas memberikan pesan bahwa website milik dinas yang dikepalai Arbani Mukti Wibowo itu sudah sering diretas.

”JANGAN MERASA JAGO KALO MASIH NGE HACK WEBSITE NEGARA :) INDONESIA HACKER RULES NYA MANA OM :) MAAF MIN TADI SEBELUMNYA INI WEBSITE UDAH DIRETAS”

Itulah pesan yang disampaikan oleh sang hacker usai meretas website milik Dinkes Kabupaten Malang. Sampai dengan berita ini ditulis, kondisi website terpantau masih labil. Terkadang bisa menampilkan data dan kembali normal. Tapi sesekali waktu tampilan utamanya masih nge-blank dan bahkan tidak bisa mengakses layanan menu.

Kondisi performa website yang masih labil itu juga dibenarkan oleh kadiskominfo Kabupaten Malang. Menurut Aniswaty, adanya beberapa menu yang belum bisa diakses tersebut lantaran masih melalui tahapan perbaikan.

”(Masih, red) kurang, lebih lengkapnya ada di bagian bidang teknisi (Diskominfo Kabupaten Malang) yang menangani kasus peretasan ini,” sambung Aniswaty.

Baca Juga : Konflik Horizontal Petani Jeruk di Desa Selorejo Dau Memanas, Ini Respons Ketua TPF

Meski masih melakukan beberapa tahap evaluasi dan perbaikan, Aniswaty mengaku bakal segera membenahi website Dinkes Kabupaten Malang tersebut. Targetnya dalam beberapa hari ke depan, website sudah kembali bisa diakses.

”Untuk satu dua hari, website (Dinkes Kabupaten Malang, red) posisinya tidak bisa update. Masih perbaikan, dalam proses peralihan server,” pungkasnya.