Syekh Ali Jaber (Foto: YouTube Deddy Corbuzier))
Syekh Ali Jaber (Foto: YouTube Deddy Corbuzier))

MALANGTIMES - Kasus penusukan yang dialami pendakwah Syekh Ali Jaber hingga kini masih menjadi perbincangan hangat. Kendati demikian, setelah peristiwa itu, kondisi Syekh Ali Jaber sudah membaik dan mulai beraktivitas kembali.  

Kali ini Syekh Ali Jaber diundang oleh Deddy Corbuzier untuk menjadi bintang tamu di program podcast-nya. Video itu pun baru diunggah Deddy melalui channel YouTubenya Deddy Corbuzier Rabu (16/9/2020).  

Baca Juga : Jadi Trending, Story Tara Basro soal Antivaksin Covid-19 Bikin Fans Kecewa

 

Melalui video itu, Syekh Ali Jaber kembali menceritakan kronologi penusukan yang dialaminya Minggu (13/9/2020). Awalnya Deddy meminta Syekh Ali Jaber untuk menceritakan kronologi kejadian.

"Sebenernya kejadiannya seperti apa sih, kok bisa kejadian, penjagaannya gimana, Syekh ngapain supaya orang-orang ni tau biar nggak kemana-mana," ujar Deddy.  

Mendengar itu Syekh langsung menjelaskan kronologi kejadian. Awalnya, Syekh mengatakan jika hal ini merupakan pengalaman baru selama 12 tahun di Indonesia.  

"Jadi pas acara di Bandar Lampung saya baru mulai kira-kira setengah lima, saya punya kebiasaan kalau hadiri acara wisuda saya minta tes bacaan," cerita Syeikh Ali Jaber.  

Setelah itu ia meminta salah satu wisudawan untuk naik ke atas panggung dan di tes bacaan Al-Qur'an. Syekh Ali lantas mengatakan jika ia membantu bacaan wisudawan tersebut saat membaca surat Al-Fatihah.  

Syekh lantas menawarkan hadiah kepada wisudawan, hingga akhirnya memberikan hadiah berupa Umrah. Kala itu Syekh lantas meminta momen tersebut diabdikan.  

Sayangnya saat ingin berfoto, hp dari wisudawan tersebut tidak bisa digunakan. Akhirnya Syekh meminta agar para jamaah ada yang meminjamkan handphonenya.  

Tak lama kemudian, tiba-tiba ada seorang pria menghampiri Syekh di atas panggung. Sekilas melihat itu, Syekh mengira pria tersebut membawa hp untuk dipinjamkan.  

"Saya rasa ada orang mendekat lari pikiran saya dalam hitungan detik mau kasih hp, saya kan pinjam hp dari jamaah untuk saya foto," ujarnya.  

Begitu pria itu datang, Syekh mengaku terkejut. Dia tidak menyangka, pelaku ternyata sudah mengamati Syekh Ali Jaber cukup lama di lokasi tersebut.  

"Saya lihat dari beberapa video dia kan masuk kemudian diam, mencari posisi yang pas baru dia lari (ke atas panggung)," Syekh.  

Baca Juga : Iqbaal Ramadhan Pamer Rambut Baru, Fiersa Besari: Lah Saya Dikatain Kayak Tengkulak Gurame

 

Hingga akhirnya, saat peristiwa itu Syekh langsung mengelak sehingga terkena bagian lengan sebelah kanan. Jika saja Syekh Ali tak mengelak, sasaran pelaku seperti tertuju di bagian leher atau dada.  

Pisaunya pun patah dan masuk di lengan kanan Syekh Ali. Hingga akhirnya Syekh Ali Jaber melihat para jamaah akan menghakimi pelaku di tempat, tetapi dilarang olehnya.  

"Saya langsung, jangan," teriak Syekh Ali saat itu pada para jamaah. 

VIDEO : Syekh Ali Jaber, Saya Pasrah. Deddy Corbuzier Podcast

Yang menarik, Deddy mempertanyakan apakah saat peristiwa terjadi, Syekh Ali Jaber merasa marah atau tidak.  

"Sebagai manusia, tapi pada saat itu Syekh lihat darah pasti marah dong," tanya Deddy.  

Syekh lantas memberikan jawaban yang begitu mengagumkan hingga membuat Gus Miftah yang juga turut hadir di podcast itu mengucapkan "MasyaAllah" berulang-ulang.  

"Saya jujur saja, di saat kejadian ini ndak tau ya, rasa saya tenang, jiwa saya adem, ndak merasa gelisah, trauma, santai, justru yang saya pikirkan menyelamatkan dia," jawab Syekh.  

Jawaban itu lantas membuat Deddy tertegun. Syekh sendiri memiliki alasan agar para jamaah tidak menghakimi pelaku.  

Kala itu Syekh mengaku kasian dan mengatakan jika bukan wewenang kita untuk melakukan hal itu. Ia pun meminta kepada para jamaah untuk membawa pelaku ke petugas yang berwajib.