Wali Kota Malang Sutiaji beserta istri dan wakil wali kota Malang beserta istri serta jajaran Pemkot Malang saat berfoto bersama para veteran dan pejuang. (Pipit Anggrae I/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji beserta istri dan wakil wali kota Malang beserta istri serta jajaran Pemkot Malang saat berfoto bersama para veteran dan pejuang. (Pipit Anggrae I/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana memberikan insentif bagi para veteran dan pejuang di Kota Pendidikan ini. Pemberian insentif itu menjadi salah satu bentuk ucapan terima kasih atas jasa para pejuang bangsa.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, formulasi mengenai bantuan tersebut masih akan dikaji lebih jauh sehingga belum dapat dipastikan akan direalisasikan tahun ini ataupun tahun depan. Namun yang pasti, insentif akan diberikan kepada para veteran yang tergabung dalam berbagai organisasi.

Baca Juga : Sanksi Denda Segera Diterapkan, Dewan Beri Catatan ini

"Formulasinya akan seperti apa nanti akan ditata. Saat ini masih akan kami lakukan pendataan," katanya usai menghadiri acara silaturahmi veteran Kota Malang dalam rangka HUT Ke-75 Kemerdekaan RI yang digelar di Gedung Kartini, Selasa (15/9/2020).

Sutiaji menjelaskan, skema bantuan itu nantinya akan dikoordinasikan langsung dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang. Baik yang mampu maupun kurang mampu akan diusahakan mendapatkan insentif tersebut. Pasalnya, insentif tersebut bersifat sebagai bentuk terima kasih kepada para pejuang.

"Sifatnya seperti BPJS Kesehatan. Di Kota Malang, kaya maupun miskin berhak mendapatkan BPJS Kesehatan. Dan demikian juga dengan insentif bagi para veteran, secara menyeluruh. Jumlahnya di Kota Malang sekitar empat ribuan," ungkap pria berkacamata Itu.

Politisi Demokrat itu menyampaikan, besaran insentif akan disesuaikan dengan kemampuan daerah. Selanjutnya juga akan didasarkan pada aturan yang ada dan mengikat sehingga bentuk insentif itu dapat dirasakan secepatnya. "Kalau memungkinkan, tahun 2021 akan kami usahakan," ucapnya.

Menurut Sutiaji, pemberian insentif bagi para pejuang atau veteran itu sebelumnya belum pernah dianggarkan di Kota Malang. Sehingga, Pemkot Malang harus melakukan penataan yang tepat sesuai regulasi yang ada. "Sebelumnya belum ada dan ini baru pertama," ujarnya.

Baca Juga : Dewan Usul Pemkot Buat Maket Miniatur Kota Malang

Bukan hanya Itu. Dalam agenda tersebut, Sutiaji juga meminta secara langsung keterlibatan para veteran untuk menciptakan generasi muda yang cinta terhadap tanah air. Soalnya, saat ini pemahaman anak-anak muda mengenai kebangsaan sudah mulai mengikis. "Mari kita tanamkan kepada anak-anak kita agar nilai patriotisne tertancap pada seluruh warga Indonesia," ucapnya.