Suasana saat Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang mengukuhkan kepengurusan Forkom BUMDes Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Suasana saat Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang mengukuhkan kepengurusan Forkom BUMDes Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Forum Komunikasi (Forkom) BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Kabupaten Malang resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020).

Wahyu mengatakan bahwa terbentuknya Forkom BUMDes Kabupaten Malang dapat mengakomodir BUMDes di Kabupaten Malang agar lebih terstruktur dan dapat mengharumkan Kabupaten Malang dengan inovasi-inovasi yang digagas.

Baca Juga : Tim Pencari Fakta Polemik Petani Jeruk dan Pemdes Selorejo Telah Dibentuk

"Perkembangan BUMDes di Kabupaten Malang sangat menggembirakan, luar biasa. Ada 78 BUMDes yang sudah mandiri dan banyak juga BUMDes yang menjadi rujukan nasional," ungkapnya ketika memberikan sambutan, Senin (14/9/2020).

Salah satu yang telah terkenal dan menjadi destinasi wisata nasional yakni BUMDes Pujon Kidul yang telah berhasil memperkenalkan wisata Pujon Kidul hingga masuk dalam Vlog Presiden RI Joko Widodo. "Itu menjadi kebanggaan kita tersendiri. Diharapkan dengan adanya forum komunikasi ini, seluruh BUMDes di Kabupaten Malang bisa bersinergi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji dalam sambutannya juga mengatakan bahwa pembentukan Forkom BUMDes Kabupaten Malang dapat menjadi tempat saling bertukar infomasi demi mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Malang.

"Sekali lagi (Forkom BUMDes, red) sebagai wadah komunikasi dalam pengembangan, baik internal antar BUMDes ataupun lintas, baik pemerintah daerah," jelasnya.

Forum komunikasi yang telah dibentuk sejak tiga minggu lalu ini disampaikan Suwadji bahwa dengan adanya Forkom BUMDes juga akan membantu setiap BUMDes jika akan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga.

Suwadji menambahkan bahwa dengan adanya Forkom BUMDes, selain untuk wadah bertukar informasi dan gagasan mengenai pengembangan potensi di tiap desa, juga dapat menjadi sebagai peningkatan kualitas tiap SDM (Sumber Daya Manusia) di masing-masing BUMDes.

"Ini wadahnya bagi pengelola BUMDes, untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya pengelolanya. Kemudian meningkatkan lembaganya, juga unit usahanya," tuturnya.

Baca Juga : Viral Video Warga Tak Terima Jenazah Dianggap Covid-19 Hingga Lepas APD, RSSA Irit Bicara

Sebagai informasi bahwa dalam pengukuhan Forkom BUMDes Kabupaten Malang telah dikukuhkan Ketua Forkom BUMDes yakni Elly Seh Andreas. Elly saat ditemui awak media mengatakan bahwa adanya Forkom BUMDes tujuannya tetap sama, yakni sebagai fasilitator atau menjembatani desa-desa yang belum memiliki BUMDes.

"Wadah ini untuk menjembatani teman-teman yang ada di balai desa, di BUMDes, agar jaraknya tidak terlalu jauh dengan BUMDes yang sudah maju," ungkapnya.

Upaya untuk mendorong setiap desa agar membentuk BUMDes dikatakan Elly bahwa termasuk untuk membantu Pemerintah Kabupaten Malang agar lebih maju dengan memperkenalkan potensi-potensi di seluruh desa yang ada di Kabupaten Malang.

"Membantu Pemerintah Kabupaten Malang dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar maju. Jadi teman-teman ataupun desa yang belum ada BUMDes nya ini bisa sesuai dengan Undang-undang nomor 6 tahun 2014 agar segera membentuk BUMDes," jelasnya.