Angka Covid-19 Masih Tinggi, Legislatif Dorong Pemkot Malang Buat RS Darurat

Sep 13, 2020 18:43
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Angka kasus konfirmasi positif covid-19 di Kota Malang yang terus mengalami peningkatan dinilai perlu ada upaya penanganan lain. Bahkan, DPRD Kota Malang mendorong pemerintah untuk mendirikan rumah sakit darurat.

Anggota DPRD Kota Malang, Ahmad Fuad Rahman menyebut, banyak laporan yang menyebut kapasitas rumah sakit di Kota Malang telah melebihi kuota alias overload. Selain itu, tak sedikit tenaga medis yang turut tertular penyakit yang menyerang organ pernapasan tersebut.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Emak-Emak di Kota Bantu Bergerak Lewat Tisagaluh

Sehingga, pemerintah didorong untuk segera melakukan terobosan baru. Keberadaan rumah sakit darurat sangat mungkin direalisasikan sehingga penanganan pasien positif covid-19 bisa lebih cepat dan tepat.

"Terkait dengan fasilitas kesehatan, kami memberi saran kepada pemkot untuk membuat rumah sakit darurat untuk menampung pasien yang terpapar covid-19 beserta tenaga kesehatannya. Soalnya, ada over-kapasitas di beberapa rumah sakit yang ada di Malang," katan Fuad.

Dia juga menyarankan untuk merekrut tenaga medis baru. Sebab, saat ini para tenaga medis sudah pada titik jenuh. Dengan adanya penambahan tenaga medis, maka sistem perawatan akan yang dilakukan secara bergantian bisa lebih maksimal lagi.

Bukan hanya Itu. Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Malang itu juga meminta Pemkot Malang lebih tegas dalam mencegah persebaran covid-19 dari klaster keluarga. Pasalnya, masih banyak pasien covid-19 yang memilih melakukan karantina mandiri dan akhirnya menularkan kepada keluarga.

"Maka sebaiknya Pemerintah Kota Malang mengambil kebijakan bahwa pasien covid-19 harus isolasi mandiri di tempat yang disiapkan agar mudah untuk melakukan pengontrolan pasien dan tidak terjadi penyebaran," tegasnya.

Sementara, berkaitan dengan sistem informasi rumah sakit, Fuad  menilai perlu ada peningkatan fitur layanan. Sehingga masyarakat bisa mengakses informasi secara online terkait dengan jumlah kapasitas rumah sakit yang bisa melayani pasien covid 19.

Baca Juga : Update Covid-19: 13 Desa Zona Merah, 8 Zona Oranye, 3 Zona Kuning di Kota Batu

"Dan kami harap kedisiplinan masyarakat ditingkatkan. Kami mendukung upaya razia besar-besaran dan sosialisasi secara masif dengan melibatkan unsur pemerintahan dari tingkat RT/RW dan Kelurahan," ucapnya.

Sementara Itu, hingga Minggu (13/9/2020) tercatat ada 1.603 pasien konfirmasi positif covid-19 atau mengalami penambahan 13 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Rinciannya adalah 144 dinyatakan meninggal dunia, 1.071 sembuh total, dan 388 sedang masa perawatan.

 

Topik
Covid 19 malangBerita Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru