Warteg BUngKUS sediakan kemasan unik dan higienis untuk tarik pelanggan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Warteg BUngKUS sediakan kemasan unik dan higienis untuk tarik pelanggan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bagi para pecinta kuliner, menikmati kelezatan makanan di rumah makan langganan tentu sangat dinantikan. Namun sayangnya, selama pandemi covid-19 aktivitas di luar ruangan mulai dibatasi. Tanpa kecuali kesenangan untuk berkuliner ria.

Tapi jangan khawatir, sekarang berbagai restoran dan rumah makan sudah menyediakan layanan pesan antar. Sehingga, para pecinta kuliner tetap bisa menikmati kelezatan masakan tempat makan langganan tanpa harus datang ke lokasi.

Baca Juga : Varian Es Krim Terbaru Rasa Indomie Lengkap dengan Taburan Bawang Goreng, Minat Beli?

Bukan hanya memberi layanan siap antar, para pelaku bisnis kuliner nampaknya juga banyak berinovasi dalam memanjakan pelanggannya. Seperti yang dilakukan Warteg BUngKUS yang berada di kawasan Jl. Ciujung Nomor 7 Kota Malang ini misalnya.

Warteg itu tak hanya menyediakan olahan kuliner rumahan saja. Melainkan juga menyediakan kemasan yang kekininan dan lebih higienis. Selain itu, kemasannya yang unik tak jarang membuat kalangan milenial menikmati makanan yang disuguhkan di Warteg BUngKUS.

Pemilik Warteg BUngKUS, Alexander Soegio menyampaikan, warteg miliknya Itu baru dibuka sekitar dua bulan lalu. Respons masyarakat pun cukup luar biasa. Penjualan juga terus mengalami peningkatan yang signifikan.

"Dan kami memang sengaja membuat kemasan yang berbeda. Ini memberikan pilihan baru untuk masyarakat," katanya.

Kemasan yang disuguhkan di Warteg BUngKUS memang terbilang unik. Karena jika biasanya warteg menyediakan kertas minyak atau bungkus dalam bentuk biasa, maka tidak dengan Warteg BUngKUS.

Di mana selama ini, bungkus yang digunakan terbuat dari foodgrade yang dibentuk lebih cantik. Namun tetap menonjolkan ciri khas bungkusan warteg. Bentuk bungkusannya pun lebih kokoh. Sehingga memang aman jika harus diisi dengan kuah sekalipun.

"Kemasan mudah dibuka, jadi memudahkan saat akan memakan isinya," terangnya.

Alex menyebut jika pelanggannya bukan hanya masyarakat sekitar seperti keluarga saja. Tapi juga lembaga pemerintahan yang memesan kebutuhan catering dalam beberapa agenda.

Pemilik ke-dua Warteg BUngKUS, Fathir Ibnu Fajar menambahkan, bungkus kekininan yang disuguhkan itu bukan hanya untuk mempercantik kemasan saja. Melainkan juga meningkatkan higienitas dari produk yang disediakan.

Baca Juga : Wisata Kuliner di Banyuwangi, Coba Menu-Menu Khas Ini yang Bakal Manjakan Lidahmu!

"Kebutuhan utama masyarakat saat pandemi seperti sekarang ini salah satunya juga kemasan yang higienis," terangnya.

Lebih jauh Fathir menyampaikan jika total ada 30 menu yang disuguhkan. Olahan yang paling banyak diburu diantaranya seperti sambel tongkol, cumi hitam, ayam bumbu rujak, tumis taoge tahu, hingga kangkung.

Pelanggan dapat memesan apa saja yang diinginkan. Namun juga bisa memilih beberapa paket yang disiapkan. Di antaranya seperti paket Rp 19 ribu yang berisi nasi, cumi hitam, dan tumis. Ada pula yang berisi bala-bala, tumis taoge, dan sambal tongkol.

"Pemesanan bisa online lewat platform pemesanan, dan bisa juga memesan ke hotline kami di WhatsApp," jelasnya.

Pemesanan melalui WhatsApp menurutnya juga bisa dilengkapi dengan gratis ongkir. Namun dengan minimal pembelian. Selama ini respons masyarakat untuk pesan langsung ataupun secara online juga terbilang banyak.

"Respons beli online juga bagus. Anak-anak muda juga berani upload makanan khas warteg ke media sosial mereka, dan nggak lagi ada gengsi," terangnya.