Genjot Prestasi Atlet, KONI Kota Malang Terapkan Sport Science Gandeng UM

Sep 06, 2020 18:24
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)
Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Setelah anggaran hibah turun, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang langsung menyusun persiapan untuk para cabornya. Langkah awal yakni melakukan perekrutan atlet yang disiapkan untuk Puslatda menyambut Porprov VII Jawa Timur (Jatim) 2021 mendatang.

"Setelah perekrutan atlet nanti juga ada peningkatan Sport Science, itu yang akan kami kembangkan. Kebetulan kami juga sudah MoU dengan UM (Universitas Negeri Malang) terkait pengembangan atlet," kata Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono.

Baca Juga : Dibina Pelatih Otodidak, Bocah Asal Turen Ini Juara di Porprov Jatim

Untuk diketahui, Sport Science  merupakan disiplin ilmu olahraga yang mempelajari penerapan dari prinsip-prinsip sains dan teknik-teknik yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga. 

Sport Science memiliki arah antara lain untuk memprediksi dan membandingkan hasil dari tes yang telah dilakukan, memonitor hasil pelatihan yang telah dilakukan. Science juga dapat digunakan sebagai penentu keputusan, menetapkan suatu tujuan, apabila perlu dilakukan suatu revisi program, dapat digunakan untuk melakukan identifikasi bakat dan penentuan sasaran. Selain itu juga sebagai bahan untuk memberikan motivasi, karena tidak semua cabang dapat diukur dengan alat yang sama. Sebab, masing-masing mempunyai keunikan tersendiri. 

Beberapa negara besar seperti Jerman, Tiongkok, Korea Selatan, dan Australia adalah beberapa negara yang sudah sangat intensif mengimplementasikan IPTEK olahraga yang canggih. Hasilnya, prestasi atlet pun terdongkrak di berbagai cabang olahraga.

Baca Juga : Bupati Sanusi Janji Beri Beasiswa Atlet Berprestasi Tahun 2021, Ini Syaratnya

"Tanpa memanfaatkan Sport Science, prestasi olahraga atlet Kota Malang akan terus tertinggal dari daerah lain. Hingga kini masih ada pelatih yang menganggap Iptek hanya sebagai bumbu olahraga. Padahal, Iptek harus dijadikan sebagai bahan baku untuk pencapaian prestasi olahraga," ungkap Eddy Wahyono.

Topik
KONI KOTA MALANGketua koni kota malangpelatihan Sport Science

Berita Lainnya

Berita

Terbaru