Ini Sosok yang Masuk Surga sebelum Rasulullah Syiarkan Islam

Aug 29, 2020 09:08
Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Dalam berbagai riwayat disebutkan, Rasulullah SAW pernah bertemu wujud asli dari Malaikat Jibril. Pertemuan itu terjadi saat wahyu untuk berdakwah belum turun. Namun diberitahukan bahwa Nabi Muhammad sebagai utusan Allah SWT.

Pertemuan tak terduga antara Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril itu pun sempat membuat Nabi Muhammad ketakutan.

Baca Juga : Mengharukan, Beginilah Cara Orang Palestina Menghormati Bendera Merah Putih

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, sebuah riwayat yang menceritakan  kisah yang dialami Rasulullah SAW itu adalah berbunyi: “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril dalam rupanya yang asli kedua kali pada tempat yang lain yaitu di Sidrat al-Muntaha (pembatas langit dan atas langit). Di dekatnya ada surga tempat tinggal dan dikatakan, Muhammad melihat Jibril ketika Sidrat  al-Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatan Muhammad tidak berpaling dari itu dan tidak pula melampauinya. Sesungguhnya ia telah melihat sebagian tanda-tanda kekuasaan Tuhan-Nya yang paling besar.”

Setelah itu, Rasulullah pulang dengan merasa takut dan bimbang. Saat matahari mulai terang, Rasulullah mengetuk pintu dan Khadijah melihat suaminya itu dalam kondisi gemetar dan ketakutan. Tak ada kecurigaan sedikit pun dari Khadijah saat itu.

Padahal saat itu suaminya pulang di pagi hari dan gemetar ketakutan. Khadijah pun tidak bertanya apa-apa sampai suaminya berkata, “Selimuti saya.”

Tanpa banyak bicara, Khadijah merangkul Rasulullah, menyelimutinya, dan membawa ke dalam kamar. Duduk pun disediakan air minum dan Khadijah diam.

Setelah Rasulullah tenang, maka diceritakan semua panjang lebar kejadian yang membuatnya merasa sangat ketakutan. Rasulullah SAW pun berkata, “Saya melihat postur tubuh yang besar. Wajahnya mendekat sampai dua busur anak panah dan mengucapkan kalau aku utusan Allah SWT dan dia adalah Jibril. Aku tidak tahu siapa itu Jibril.”

Lalu setelah itu, Khadijah berkata, “Wahai suamiku, apakeh engkau merasa telah ditimpa sesuatu yang buruk? Gangguan jin kah? Tidak mungkin terjadi hal itu. Karena sesungguhnya kamu selalu menjadi orang baik. Wahai suamiku, janganlah engkau terlalu khawatir. Aku punya seorang sepupu yang mungkin ia memiliki informasi.”

Maka setelah membersihkan diri, Rasulullah dibawa Khadijah ke tempat saudaranya yang bernama Waraqah bin Naufal. Saudara Khadijah pun merasa terheran setelah mendengarkan cerita Rasulullah.

Setelah Rasulullah selesai bercerita, maka Waraqah Naufal bertakbir dan berkata, “Yang datang kepadamu adalah Al-Namus Al-Akbar, yaitu makhluk bersayap (Malaikat Jibril) yang sebelumnya bertemu Nabi Musa AS. Saya berharap, bila saya masih hidup saat engkau nanti diutus oleh Allah SWT. Datang lagi wahyu dan engkau diperintahkan berdakwah. Aku akan jadi penolongmu jika warga Makkah menolak dan mengusirmu.”

Baca Juga : BTS Rilis Teaser 38 Detik Video "Dynamite", Tagar #DynamiteVideoTeaser Trending!

Kalimat itu diucapkan Waraqah Naufal lantaran saat itu Nabi Muhammad belum diangkat menjadi nabi dan belum turun wahyu untuk Nabi Muhammad SAW agar berdakwah.

Singkat cerita, setelah bertemu dengan Waraqah Naufal, Rasulullah SAW kembali ke rumahnya. Selama enam bulan lamanya tak turun wahyu setelah kejadian tersebut kepada Nabi Muhammad SAW.

Pada riwayat yang terpercaya, disebutkan jika Waraqah Naufal meninggal dunia pada masa enam bulan setelah kejadian Rasulullah bertemu Malaikat Jibril tersebut. Meski Nabi Muhammad SAW belum mengajarkan tentang Islam, Waragah Naufal  telah dipastikan masuk ke dalam surga Allah.

Nabi Muhammad melihat Waraqah Naufal dimasukkan ke dalam surga karena ikrar yang disampaikan, yaitu akan mengimani ajaran Nabi Muhammad jika utusan telah tiba kepada Nabi Muhammad SAW dan melindungi Nabi Muhammad dari kaumnya yang membangkang.

 

Topik
Kisah Rasulullah SAWRasulullah SAWUstaz Khalid Basalamah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru