Kerupuk yang punya banyak nama dan enak dimakan dengan sambel / Foto : Emir / Tulungagung TIMES
Kerupuk yang punya banyak nama dan enak dimakan dengan sambel / Foto : Emir / Tulungagung TIMES

MALANGTIMES - Menikmati gurih dan pedasnya kerupuk sambel seakan menjadi kegemaran sejumlah orang dari segala usia. Di Tulungagung sendiri, kerupuk industri rumahan yang tidak digoreng dengan minyak tapi dengan pasir ini mempunyai banyak nama.

"Di daerah saya ini dikenal dengan nama opak tayamum, enak banget jika dimakan dengan sambel terasi atau sambel kecap," kata Emir, warga di Kecamatan Sumbergempol, Jumat (28/08/2020).

Baca Juga : Wisata Kuliner di Banyuwangi, Coba Menu-Menu Khas Ini yang Bakal Manjakan Lidahmu!

Emir yang mengajak beberapa temannya nongkrong di warung kopi ini l, kemudian sedikit mengulas dan berbagi cerita tentang nama kerupuk yang dikatakan cukup antik.

"Di tempat saya namanya ini opak kali, jika ke warung sering orang nyebutnya opak kali," kata Kholis, yang mengaku dari Kecamatan Besuki.

Beda halnya dengan Emir dan Kholis, nama yang digunakan di sekitar Ngantru menurut Sunarto disebut opak padang pasir.

"Saya selalu beli di Kediri, ini disebut warga bernama kerupuk padang pasir atau opak goreng wedi," jelasnya.

Mengenai nama yang beda ini, Yanti yang berprofesi sebagai pedagang kerupuk mengakui jika nama yang disebutkan untuk kerupuk ini berbeda-beda.

Selain opak tayamum, opak kali, opak padang pasir atau goreng wedi nama yang sering pakai untuk menyebutnya masih banyak.

Baca Juga : Sompil Bumbu Jangan, Bisa Jadi Pilihan Wisata Kuliner Khas Tulungagung

"Ada yang menyebut opak gurun, opak usek, opak upil dan beberapa nama lain," jelasnya.

Opak ini dikatakan Yanti sebagai kerupuk yang unik. Meski bisa digoreng menggunakan minyak, tetapi rasanya justru lebih enak jika digoreng menggunakan pasir (wedi) yang dipanaskan.

"Jadi tidak seperti krupuk pada umumnya yang digoreng memakai minyak, ini digoreng dengan pasir," tuturnya.

Rasa kerupuk ini, cenderung gurih dengan aroma bawang. Kerupuk ini selain dibuat dari tepung tapioka sebagai bahan dasarnya, juga dibumbui dengan garam, terasi, bawang putih, ketumbar, dan penyedap rasa.