Nyaris Mirip Lapindo, Lumpur Panas Kesongo Blora Meletus, 4 Warga Keracunan

Aug 27, 2020 19:42
Kesongo, Blora meletus (Foto: iNews)
Kesongo, Blora meletus (Foto: iNews)

MALANGTIMES - Peristiwa nyaris mirip dengan kejadian lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur,  terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Diinformasikan jika lumpur panas Kesongo di kawasan KPH Randublatung, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora meletus. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/8/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Dari peristiwa tersebut membuat empat warga mengalami keracunan dan 19 kerbau terkubur lumpur.  Empat warga tersebut mengalami keracunan akibat menghirup asap letusan Kesongo dan langsung dirujuk ke Puskesmas Doplang.  

Baca Juga : Kronologi dan Nama-Nama Korban Meninggal dan Luka-luk Akibat Kecelakaan Beruntun di Jember

Video meletusnya Kesongo pun beredar di media sosial hingga menjadi viral.  Tampak dalam video tersebut, letusan lumpur berwarna hitam terjadi berkali-kali. Terlihat warga yang segera menjauh dari lokasi kejadian.

Menurut saksi meletusnya lumpur panas Kesongo itu sangat mengerikan.  "Saya takut sampai pegangan kayu," ujar saksi bernama Agus.  

Diketahui saat kejadian Agus berada sekitar 1 km dari lokasi letusan.  Ia lantas mengatakan jika letusan lumpur itu terjadi sekitar 10 menita.  "Kaget, nggak ada apa-apa tahu-tahu ada suara gemuruh seperti bumi runtuh," cetusnya.  

Agus menyebutkan jika yang disemburkan Kesongo merupakan gas yang bercampur lumpur. Peristiwa ini ternyata sudah pernah terjadi pada tiga tahun lalu.  

Kala itu terdapat satu korban yang meninggal dunia.  Namun siapa sangka, diungkap oleh warga bernama Ardiles, meletusnya Kesongo ini merupakan kepercayaan. "Kepercayaan orang sini kalau kesongo meletus bakal ada sesuatu di bulan laboh (kemarau)" ujarnya.  

Baca Juga : Sangar, Konser Virtual d'Kross-Aremania Tembus 74 Ribu Viewers

Disampaikan oleh Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Agung peristiwa ini bermula saat warga mengembala kerbau. Tiba-tiba tanah bergetar dan mengeluarkan lumpur. "Kejadiannya tanah bergetar langsung warga menyelamatkan diri tanpa menghiraukan ternaknya," kata Agung.

Agung lantas mengatakan jika lokasi semburan lumpur dan gas itu telah disterilkan untuk kepentingan penyidikan.  "Dipasang garis pengamanan oleh polisi. Hal itu dilakukan agar warga tidak mendekat lokasi sementara waktu," cetus Agus.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru