Mulai Hal Baru, Arema FC Siapkan Pemain Asing Sebelum Musim 2021 Bergulir

Aug 23, 2020 19:40
Hugo Guilherme Grillo (kiri) dan Pedro Henrique Bartoli (official Arema FC)
Hugo Guilherme Grillo (kiri) dan Pedro Henrique Bartoli (official Arema FC)

MALANGTIMES - Investasi pemain asing yang dilakukan Arema FC dengan mendatangkan dua pemain asing muda asal Brazil, yakni Hugo Guilherme Corre Grillo dan Pedro Henrique Bartoli tidak lepas dari keinginan manajemen yang berharap pada kompetisi Liga 1 musim 2021 mendatang tidak kerepotan kembali saat mencari pemain asing.

Terlepas dari ributnya masyarakat tentang proses naturalisasi pemain asing yang ada di tiga tim, yaitu Arema FC, Persija Jakarta dan MaduraUnited.m Tim di Indonesia akan mulai belajar menggunakan jasa pemain asing muda agar terbiasa melakukan pembinaan, sehingga suatu saat nanti juga akan ada kontrak jangka panjang bagi legiun asing.

Baca Juga : Mantan Kiper Deltras Sidoarjo Kenang Sosok Alm. Djoko Susilo

Saat ini, rata-rata tim Liga 1 di Indonesia melakukan kontrak dengan pemain asing dengan jangka waktu paling lama dua tahun dan di musim berikutnya berganti. Bahkan ada pula yang belum tuntas kompetisinya, di paruh musim sudah mendepak pemain asing karena tak puas dengan permainan yang ditampilkan. Hal tersebut bisa dikatakan perjudian dalam merekrut pemain asing, terlebih yang belum pernah bermain di Indonesia.

Saat ini berhembus kabar bahwa PSSI mempunyai program mendatangkan pemain asing berusia muda yang nantinya bisa di naturalisasi sebagai bentuk percepatan mendorong prestasi Timnas Indonesia U-19 yang akan bermain di Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Kabar tersebut membuat sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia merasa PSSI saat ini kurang menghargai pemain lokal yang dinilai masih pantas untuk bermain di level dunia, meski belum pernah mencoba bermain dengan tim yang levelnya juga akan bermain di Piala Dunia U-20.

Menurut manager umum Arema FC Ruddy Widodo, langkah timnya merekrut dua pemain asing muda itu memang untuk memenuhi kebutuhan tim saat ini dan juga untuk investasi ke depan. Mengingat Singo Edan saat ini sudah kehilangan Jonathan Bauman yang berposisi sebagai striker dan Oh In-Kyun yang berposisi sebagai gelandang.

Bahkan Ruddy menyebut, bahwa saat ini timnya sudah harus melakukan investasi pemain muda agar nantinya tidak kesulitan mencari pemain. Namun dirinya juga tidak menutup mata jika nantinya federasi ingin melakukan naturalisasi pemain untuk kebutuhan Timnas Indonesia.

"Investasi pemain asing muda ini penting, untuk merangsang pembinaan usia dini. Sehingga menciptakan iklim persaingan yang kompetitif. Selain itu, klub dapat mengelola pemain yang bersangkutan menjadi aset klub yang berharga nantinya saat menghadapi musim rekrutmen pemain baru," ungkap Ruddy.

Jika melihat pemain asing yang dibutuhkan saat ini, Arema FC sangat membutuhkan sosok gelandang penyuplai bola untuk striker. Dan tentunya slot pemain asing yang tersisa hanya dari Benua Asia yang sudah menjadi regulasi. Namun, jika dipaksakan mencari pemain asing lagi, Singo Edan akan kelebihan satu pemain asing mengingat saat ini sudah memiliki Matias Malvino dan Elias Alderete.

Baca Juga : Jelang Kompetisi, Pemain Arema FC Dihajar Latihan Fisik

Akan tetapi, Matias Malvino saat ini belum juga terlihat batang hidungnya dalam latihan yang dilakukan Arema FC. Sementara Elias Alderete sudah bergabung sejak awal. Kedua pemain asing yang merupakan bawaan dari pelatih Mario Gomez tersebut memang sudah komitmen untuk kembali tapi dengan syarat jika nantinya ada tim yang menawarkan kontrak lebih tinggi dari Arema pada pertengahan musim, tentu mereka berharap manajemen rela melepasnya.

Syarat tersebut juga sangat bermanfaat bagi Hugo Guilherme Grillo dan Pedro Bartoli yang mempunyai posisi stopper dan striker. Tapi, manajemen Arema FC tetap keukeuh jika perekrutan pemain asing muda ini merupakan bentuk investasi yang ilmunya juga bisa ditularkan ke Akademi Arema.

Di sisi lain manajemen Arema FC juga mengajak kepada semua pihak agar tidak apriori terhadap hadirnya pemain asing usia muda, utamanya di Arema FC. 

"Bagi kami, Akademi Arema juga dapat menimba ilmu dari kedua pemain tersebut. Bagaimana Brazil mampu memproduksi pemain-pemain muda berkualitas. Dan didistribusikan serta banyak diminati berbagai negara. Bahkan, juga sebagian besar mereka bersedia untuk di naturalisasi di negara tertentu untuk mengangkat derajat kariernya  dan jam terbang di sepakbola," tuturnya mengakhiri. 

 

Topik
Berita OlahragaArema FCPemain AsingLiga 1 IndonesiaPemain Muda Brazil

Berita Lainnya

Berita

Terbaru