Sharkbite Tunjukkan Nyali di Tengah Pandemi, Rilis Album Bertajuk Relocate The Fate

Aug 23, 2020 07:35
Punggawa Sharkbite yang berhasil meluncurkan album penuh kedua bertajuk Relocate The Fate. (Foto: Dok. Sharkbite)
Punggawa Sharkbite yang berhasil meluncurkan album penuh kedua bertajuk Relocate The Fate. (Foto: Dok. Sharkbite)

MALANGTIMES - Sharkbite salah satu band hardcore Kota Malang yang telah eksis sejak tahun 2009, kali ini kembali tunjukkan nyali di tengah pandemi Covid-19 dengan merilis album keduanya bertajuk "Relocate The Fate". 

Album Sharkbite yang berisi 9 amunisi ampuh untuk menghentakkan telinga para pendengar musik ini resmi dirilis pada hari Sabtu (22/8/2020) dengan label rekaman Disaster Records. 

Baca Juga : Bukan Tilik, Film Ora Srawung Mati Suwung Ini Dapat Dua Nominasi Festival Internasional

Sebelum launching album kedua ini, Sharkbite sempat merilis beberapa video klip dan satu single. Rilisan ini agar para pendengar mempersiapkan diri menikmati hentakan musik hardcore yang disajikan oleh Sharkbite yang membuat detak jantung pendengar berdetak lebih kencang. 

Sebelumnya Sharkbite juga telah merilis dua video klip yang bertajuk "Real Is Rare", "Malignance" dan single "Shallow Proof" untuk persiapan proses peluncuran album keduanya. 

Drummer Sharkbite, Bogi mengatakan bahwa dirinya bersama tim dari Sharkbite banyak melalui tahapan-tahapan untuk meluncurkan album yang kedua ini. 

Diawali dari Rizky Sandiaribaya (owner distortionmerch dan gr8day music) yang menawarkan materi album Sharkbite ke Disaster Records di HQ Maternal Disaster Bandung, Juni 2019. 

"Di HQ Maternal saya, Mas Mano, Mas Odi dan Mas Vidi banyak berbincang tentang dealing project Sharkbite ke depan, mulai dari membahas materi lagu hingga cara mengemas album ‘Relocate The Fate’ ini," ungkapnya dalam pers rilis yang diterima MalangTIMES, Minggu (23/8/2020). 

Tidak hanya berhenti dalam pembahasan terkait materi album kedua, punggawa Sharkbite juga melakukan diskusi tentang promo album yang efektif dan menyeluruh, meskipun pandemi Covid-19 sedang menyerang Indonesia. 

Lebih jauh, materi di album kedua Sharkbite "Relocate The Fate" kali ini terasa berbeda dengan album-album dan beberapa single yang telah dikeluarkan. 

Kali ini, di album "Relocate The Fate" ini, Sharkbite lebih menyuguhkan nuansa gaharnya musik hardcore yang disajikan Sharkbite dan memberikan efek fresh di karya Sharkbite yang terbaru ini. 

"Scream tajam, ritme bertaburkan groove lebih, suara gitar bright, serta sedikit balutan dari nu-metal, tentu menjadi perbedaan utama di dalam album 'Relocate The Fate'," terangnya. 

Band yang telah banyak mengalami pergantian personel pada tahun 2020 ini tentunya lebih fresh dengan materi baru yang dibawa tiap orang. Kini, Sharkbite digawangi Rizky Ananda (vocal), Bogi Satya (drum), Nando Pamungkas (gitar) dan Santonio August (bass). 

Bogi mengatakan, aroma musik Sharkbite yang lebih fresh bertujuan untuk menyasar kalangan pencinta musik di semua genre. Terlebih para pendengar yang belum pernah sama sekali mendengarkan musik Sharkbite, kali ini diharapkan dapat diterima oleh semua kalangan. 

"Sharkbite tidak ingin karyanya hanya dinikmati oleh kalangan pecinta musik hardcore saja. Kali ini kami sangat jelas meng-explore musik kami sedemikian rupa. Harapannya orang yang belum mendengarkan musik Sharkbite bisa menikmati musik yang kami buat, jujur kami ingin range audience kami lebih luas lagi sih," bebernya. 

Sementara itu, dari sembilan track di album "Relocate The Fate" ini yang memiliki nuansa khas yang baru dari Sharkbite, menunjukkan berbagai keresahan yang dirasakan oleh masyarakat luas terhadap fenomena sosial yang kerap kali terjadi di era yang serba moderen seperti sekarang ini. 

Baca Juga : Film Pendek Tilik Trending, Pemeran Bu Tejo Ucapkan Terima Kasih: Sampai Ndredeg!

Salah satu contoh kecil adalah masih tidak adanya keadilan di sekeliling peradaban manusia. Tidak berhenti di situ, pada album kedua ini Sharkbite mencoba untuk membangkitkan semangat manusia agar optimis untuk mencapai harapan serta mimpi yang akan diraih. 

"Bisa dibilang, negara kita tercinta ini sekarang sekarang sedang menuju fase 'new normal'. Kali ini Sharkbite pun demikian, sedang meraih fase 'The New Sharkbite'," ujarnya. 

Bogi mengatakan bahwa jika ingin mendapatkan produk album Sharkbite bertajuk "Relocate The Fate" dalam bentuk fisik bisa didapatkan segera di Disaster Records dan Maternal Disaster.

Sebagai informasi bahwa Sharkbite yang telah berkarya sejak tahun 2009 ini memiliki influence beberapa band hardcore kenamaan, sebut saja Madball, Nasty, Circle of Death, serta band-band Beatdown Hardcore lainnya.

Dari proses tersebut, Sharkbite telah banyak menghasilkan beberapa karya musik yang patut diberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusinya yang terus melestarikan musik underground. 

Pada tahun 2009 Sharkbite menghasilkan demo lagu berjudul Build Our Strength dan Talk Shit Get Hit yang menggebrak panggung musik underground kala itu. Selanjutnya di tahun 2010 kembali menunjukkan taringnya dengan meluncurkan single dua lagu berjudul Walk Your Path dan Double Game. 

Tak puas dengan karya-karya itu, Sharkbite kembali tunjukkan taring dengan turut serta meramaikan album kompilasi Splak Blak Mutakarak pada tahun 2011. Terdapat dua track dari Sharkbite yang meramaikan album kompilasi ini yakni S.T.M.L.B. dan Set Us Free. 

Tiga tahun berselang sejak berdirinya Sharkbite, tepatnya pada tahun 2012, Sharkbite mempersembahkan album pertama mereka bertajuk "This Reality" yang diproduksi oleh Gr8day Records. 

Setelah mengeluarkan album pertamanya, pada tahun 2016 hingga 2017 merupakan masa terpuruk bagi Sharkbite, karena beberapa personilnya memutuskan untuk keluar. Tetapi Sharkbite tidak patah semangat dan langkah, buktinya di tahun 2018 Sharkbite berhasil meluncurkan mini album bertajuk "Future Is Bleak".

Sebagai penambah keyakinan kepada para pendengar musik underground di manapun berada, bahwa Sharkbite belum mati dan akan terus berkarya. Hal itu dibuktikan dengan keberaniannya pada Bulan Agustus 2020 ini meluncurkan album penuh kedua di tengah pandemi Covid-19 yang bertajuk "Relocate The Fate".

Topik
Rilis Album Baruband SharkbiteRelocate The Fateband hardcore Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru