Cuci Karung di Sungai Kalijogo, Wanita 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Aug 21, 2020 18:52
Jasad korban yang sudah ditemukan usai hanyut di sungai, ditutupi dengan tikar (Ist)
Jasad korban yang sudah ditemukan usai hanyut di sungai, ditutupi dengan tikar (Ist)

MALANGTIMES - Setelah beberapa hari kemarin, Kota Malang diwarnai dengan hanyutnya seorang pencari burung, warga Baran Wonokoyo, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, di Sungai Brantas, kejadian orang hanyut kembali terjadi di Kota Malang, Jumat, (21/8/2020).

Kali ini korbannya adalah seorang wanita yang bernama Marsatun, warga Jalan Kalisari, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Korban hanyut di Sungai Kalijogo, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

Baca Juga : Setelah KAMI, Kini Muncul KITA yang Dibentuk Relawan Jokowi

Perempuan 73 tahun itu hanyut di sungai saat ia tengah mencuci karung di pinggiran sungai sekitar pukul 07.00 wib. Tak disangka, saat tengah mencuci karung, korban kemudian terpleset dan langsung jatuh masuk ke dalam sungai dan kemudian hanyut.

Penemuan korban yang hanyut, bermula dari kecurigaan pihak keluarga lantaran korban tak kunjung pulang saat mencuci karung. Warga yang curiga kemudian mendatangi lokasi tempat di mana korban mencuci karung.

Saat tiba di lokasi, pihak keluarga mendapati sisa karung-karung milik korban yang yang belum sempat dicuci oleh korban. Mengetahui korban tidak berada di tempat dan curiga jika korban hanyut tenggelam, pihak keluarga kemudian meminta bantuan terhadap masyarakat sekitar.

Mendapat informasi tersebut, masyarakat sekitar kemudian berinisiatif untuk melakukan penyisiran di pinggiran Sungai Kalijogo. Setelah disisir sekitar dua kilometer dari tempat korban mencuci, warga dikagetkan dengan jasad terapung di pinggiran sungai yang ternyata merupakan jasad korban.

"Jasadnya ditemukan sejam kemudian atau pukul 08.00 wib dalam kondisi meninggal. Saat sudah ditemukan itu, kemudian warga lapor polisi dan anggota datang untuk membantu evakuasi," jelas Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, (21/8/2020).

Baca Juga : Terkuak Identitas Jenazah yang Ditemukan di Pantai Jonggring Saloko Malang

Dari informasi yang diperoleh, korban yang mengalami keterbelakangan mental, memang seringkali melakukan kegiatan mencuci di pinggiran Sungai Kalijogo.

Setelah dilakukan evakuasi, petugas sempat menawari pihak keluarga untuk dilakukan otopsi. Namun dari pihak keluarga kemudian menolak dan menerimanya sebagai sebuah musibah.

"Karena keluarga korban tidak meminta otopsi, tubuh korban langsung kami pulangkan ke keluarga korban untuk dimakamkan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Korban Hanyutkorban hanyut sungai Kalijogo

Berita Lainnya

Berita

Terbaru