Armada DLH Kota Malang yang setiap hari keliling untuk mengangkut sampah (Hendra Saputra)
Armada DLH Kota Malang yang setiap hari keliling untuk mengangkut sampah (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Sebanyak 150 sampai 160 kali armada setiap harinya selalu datang untuk membuang sampah di TPA Supit Urang. Total berat sampah yang dibuang berkisar antara 480 ton hingga 490 ton sampah. Jumlah ratusan ton sampah setiap hari itulah yang dihasilkan masyarakat Kota Malang.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Frans Christofel mengatakan bahwa setiap hari lalu lintas armada pengangkut sampah terus berjalan dengan sampah yang dihasilkan masyarakat.

Baca Juga : Lagi-Lagi Sampah Padati Got, DPUPRPKP: Perilaku Masyarakat Penentu Kualitas Lingkungan

"Volume 480 sampai 490 ton perhari, itu yang mengangkut dari armada sekitar 150 sampai 160 kali yang masuk ke TPA dari semua jenis," kata Frans.

Menurut Frans, angka tersebut masih di ambang batas normal karena beberapa fasilitas umum ditutup sehingga membuat sampah juga berkurang meski tidak signifikan.

"Saat pandemi ini memang cukup menurun, karena sekolah, mall dan lain-lain itu libur jadi sampah juga ada selisih yang masuk kesini. Secara rosentase tidak sampai 10 persen meski sampah berkurang," ujar Frans.

Baca Juga : Lama Tak Terdengar Kabarnya, Aktris Yuki Kato Dekat dengan Pimpinan DPRD Kota Malang?

Jika dilihat di TPA Supit Urang, memang tidak sebanyak dari hari biasanya atau sebelum adanya Covid-19. Karena jika aktivitas masyarakat normal tentunya penumpukan sampah lebih banyak dari yang ada saat ini. "Dampak positifnya ya memang volume sampah berkurang, tapi tidak yang signifikan," tuturnya.