Teh Celup dari Kulit Kopi, Inovasi Mahasiswa KKN Unikama Ini Unik dan Patut Dicoba

Aug 16, 2020 09:50
Inovasi teh celup berbahan dari kulit kopi oleh mahasiswa KKN Unikama di Dusun Kampung Baru, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (Ist)
Inovasi teh celup berbahan dari kulit kopi oleh mahasiswa KKN Unikama di Dusun Kampung Baru, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (Ist)

MALANGTIMES - Saat ini teh celup tak hanya berbahan dasar daun teh. Beragam inovasi membuat minuman hangat favorit banyak orang ini makin variatif. Seperti yang diproduksi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok enam Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). 

Para mahasiswa yang melaksanakan KKN di Dusun Kampung Baru, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini berinovasi dengan membuat teh celup dari bahan kulit kopi.

Baca Juga : Santuy Banget! Aksi Pengendara Motor Berkaus Polisi Ini Bikin Heran Warganet

Dibina oleh Tri Ida Wahyu Kustyorini sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), kelompok ini mengubah limbah kulit kopi tak terpakai menjadi produk bernilai ekonomi lewat arahan secara daring.

Ulva Dwi Mariyani (21) salah satu anggota tim KKN mengungkapkan, jika sebelum membuat inovasi teh celup dari kulit kopi ini, pihaknya telah melakukan survei maupun penggalian potensi yang bisa diangkat. Dari situ, pihaknya kemudian menemukan jika produksi kopi yang cukup melimpah selama ini hanya dijadikan warga sebagai bubuk kopi saja.

Sementara, limbah kulit kopi, oleh warga selama ini hanya dimanfaatkan sebagai campuran bahan pakan ternak warga dan sebagai pupuk kompos. Karenanya melihat potensi yang terbuang tersebut, akhirnya Kelompok KKN mahasiswa berpikir keras untuk memanfaatkan limbah kulit kopi yang terbuang.

“Awalnya kami melakukan survei potensi yang ada di tempat KKN, kemudian kami menemukan salah satu potensi yang sangat besar yaitu kopi. Dari survei yang kami lakukan, kopi di dusun Kampung Baru Desa Wonosari hanya dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan bubuk kopi,” ungkapnya.

Setelah menemukan celah potensi dari kopi yang bisa diinovasikan lagi, Kelompok KKN Unikama kemudian melakukan percobaan demi percobaan untuk mengolah kulit kopi menjadi teh celup. 

Dari banyaknya percobaan, akhirnya ditemukan olahan kulit kopi yang pas untuk teh celup dan bisa menjadi produk khas Dusun Kampung Baru Desa Wonosari dengan nama Teh Tenan.

“Dalam pembuatan teh kopi celup ini kami melakukan banyak uji coba untuk menghasilkan teh yang berkualitas dengan rasa maupun packaging menarik yang tidak kalah dengan teh celup pada umumnya,” tambah Alfrizal Rhama Setia Putra Utomo (21) yang mendesain kemasan Teh Tenan.

Baca Juga : Diklaim Pertama di Malang, Warga Karangduren Ciptakan Sayur Selada Berbentuk Cemara

Selain itu, Kelompok KKN Unikama juga memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar. Pelatihan yang diberikan juga terkait dengan pengolahan kopi pasca panen hingga menjadi sebuah teh. 

"Bukan hanya itu, dalam pemasarannya pun masyarakat juga diberi pelatihan oleh kelompok KKN, agar dalam pemasarannya bisa membuahkan hasil yang maksimal,"  ujar Ludi Widiyawan (21) yang juga menjadi salah satu pemateri pelatihan pemasaran dan anggota kelompok KKN.

Ida Silfia (21) menambahkan, KKN UNIKAMA di tahun 2020 ini mengusung tema “Tematik”. Sehingga dalam pelaksanaan program kerja yang disusun, harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Dalam KKN sendiri, merupakan ajang dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mengabdi kepada masyarakat dengan memberikan ide dan inovasi cemerlang.

"Di situlah peran mahasiswa untuk membantu masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya. Diharapkan, dari inovasi ini mahasiswa bisa membantu masyarakat dalam memajukan perekonomian saat ini maupun pasca pandemi Covid-19," pungkasnya.

Topik
Teh Celup dari Kulit KopiMahasiswa KKN UnikamaUniversitas Kanjuruhan Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru