Lindungi Kekayaan Alam Indonesia, Ketua Profauna Indonesia Dorong Patroli Gabungan

Aug 12, 2020 17:41
Rosek Nursahid, Ketua ProFauna Indonesia (Foto: profauna.net)
Rosek Nursahid, Ketua ProFauna Indonesia (Foto: profauna.net)

MALANGTIMES - Rosek Nur Sahid, Ketua ProFauna Indonesia menekankan akan terus mendorong pihak terkait perihal kasus pembunuhan lutung Jawa di kawasan hutan lindung tepatnya di atas Dusun Perinci, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Rosek menegaskan, perihal kasus tersebut agar dapat diusut secara tuntas hingga pelaku pembunuhan lutung Jawa itu berhasil diungkap siapakah sebenarnya dalang di balik pembunuhan keji lutung Jawa tersebut.

Baca Juga : Lutung Jawa Mati di Hutan Dau, Profauna Minta Pelaku Ditangkap

 

"Karena penyelidikan yang melakukan BKSDA, nanti akan dilimpahkan kepada Gakkum KLHK. Harapannya, kasus ini bisa ditingkatkan ke penyidikan, biar pihak saksi-saksi terkait itu dipanggil untuk mengungkap siapa dalang dibalik ini semua," tegasnya.

Di sisi lain, digantungnya bangkai lutung Jawa pada pohon cemara di jalur pendakian itu secara tidak lazim oleh sang pelaku, menimbulkan pertanyaan besar di hati Rosek. Sebenernya apa modus atau hal yang melatarbelakangi sang pelaku bertindak hal demikian.

Lantaran hal tersebut, Ketua Profauna menganggap hal itu sebagai tanda, pelaku seperti memberikan pesan sengaja untuk menantang.

Karena di sisi lain, pada umumnya para pemburu satwa liar yang dilindungi lebih cenderung menyembunyikan perburuannya karena tahu tindakan tersebut dilarang. Namun berbeda dengan kasus ini, pelaku sengaja menaruhnya di tepi jalur pendakian dan digantung pada sebuah pohon cemara.

Selama ini, monitoring dari Profauna pada perburuan di hutan lindung khususnya di wilayah Malang masih sangat tinggi dan cenderung diabaikan. Rosek berharap ke depannya pihak-pihak terkait bisa melaksanakan patroli gabungan di kawasan hutang lindung Kabupaten Malang.

Baca Juga : Mudah Rusak, DLH Kota Malang Beli Lagi Tong Sampah Dorong Baru

“Kami berharap pihak terkait, Perhutani, BKSDA, Gakkum KLHK, Kepolisian bersama melakukan patroli gabungan di wilayah-wilayah hutan lindung di Malang,” ucapnya.

Adanya kasus ini, ia berharap jadi titik balik bagi semua pihak terkait dan memulai untuk serius dalam melindungi kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.

Topik
Berita Malangkekayaan alamProFauna IndonesiaBKSDA
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru