Konferensi pers Disporapar Kota Malang dan Goodkills. (Foto: Ima/MalangTIMES)
Konferensi pers Disporapar Kota Malang dan Goodkills. (Foto: Ima/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selama ini, Kota Malang memang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Daya tarik wisatanya tak diragukan lagi bagi wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

Sayangnya, seperti halnya di belahan dunia lain, industri wisata di Malang juga terkena pukulan paling keras akibat covid-19.

Baca Juga : Pandemi, Pemkot Malang Minta Sektor Pariwisata Terapkan Pembayaran Non Tunai

Di masa adaptasi kebiasaan baru ini, perlahan para pelaku jasa pariwisata pun mulai bangkit. Masing-masing tentu perlu melakukan berbagai upaya untuk menjadikan tempat wisatanya aman sehingga mendapatkan kepercayaan masyarakat kembali.

Dalam rangka membantu pelaku usaha jasa wisata ini serta sekaligus membantu pemerintah memutus penyebaran covid-19, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang bekerja sama dengan Goodkills, perusahaan yang bergerak di bidang disinfektan,  melakukan sterilisasi ramah lingkungan.

"Mengurangi penyebaran corona di kota Malang, Disporapar bekerja sama dengan Goodkills untuk melakukan kegiatan (sterilisasi) yang nantinya bergerak di usaha jasa wisata hotel, restoran, destinasi, lingkungan, dan sebagainya," papar Plt Sekretaris Disporapar Kota Malang Eko Sya, Selasa (11/8/2020).

Tak hanya itu. Goodkills nantinya juga akan melakukan sterilisasi ke panti-panti serta tempat-tempat ibadah.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengapresiasi langkah Goodkills tersebut. Dia menyatakan, produk Goodkills memang dibutuhkan oleh semua jasa industri pariwisata.

"Saya secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Goodkills karena di era pandemi ini, kita memang wajib untuk membersihkan lingkungan kita dari virus dengan disinfektan ini. Mudah-mudahan Malang bisa segera kembali seperti dulu," ucapnya.

Ida menjelaskan, alat dari Goodkills berbeda lantaran berbentuk uap. Jadi, tidak basah dan tidak lengket serta ramah lingkungan.

Lebih lanjut, owner Goodkills Malang Aswin Jahja menjelaskan, keunggulan Goodkills ada pada likuid yang bersifat ozon. Jadi lebih aman, tak perlu takut membasahi kertas dan membuat tembok menjadi kuning, ataupun membahayakan alat elektronik. Selain itu, aman pula untuk peralatan makan atau makanan-makanan dalam kemasan sehingga tidak perlu repot-repot mengungsikan terlebih dahulu.

"Untuk waktu sendiri tidak perlu sampai 1,5 jam. Cukup satu menit setelah penyemprotan atau bahkan tidak perlu ditinggal ruangannya. Aman karena kita menggunakan aroma terapi juga," paparnya.

Baca Juga : Anggaran Terbatas, Uji Kualitas Tanah di Kota Malang Ditiadakan

Aswin mengungkapkan, pihaknya memiliki visi besar membantu pemerintah pusat untuk memutus mata rantai covid-19. Sementara, misinya adalah memastikan industri pariwisata steril.

"Misi kami adalah bagaimana memastikan nantinya di pusat-pusat pariwisata, baik hotel, restoran, kafe, ataupun yang lain bisa tersterilisasi sehingga mereka juga mempunyai nilai jual dan masyarakat juga tidak takut untuk hadir," ujarnya.

Produk dari Goodkills ini juga sudah SNI, lolos uji lab, dan mendapatkan sertifikasi dari Australia. Manajemen lapangan Goodkills Malang Felix Jahja menjelaskan, pihaknya menggunakan 3 alat untuk indoor dan outdoor.

"Pertama, untuk indoor ada yang berbentuk steam atau uap bernama Ultrasonic Ocean Machine untuk menjangkau area yang sulit terjangkau," ucapnya

Alat kedua yakni Steam Cleaner Machine yang dikhususkan untuk yang lebih detail terkait tempat itu sering terjamah orang. Misal handle pintu, westafel, dan lain-lain. Ketiga, Gun Blower Machine, yang mengandung disinfektan dengan aroma terapi.