Foto: infocovid19.jatimprov.go.id
Foto: infocovid19.jatimprov.go.id

MALANGTIMES - Hingga saat ini Kota Batu masih masuk dalam zona merah atau risiko tinggi. Karena itu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka belum dapat dilaksanakan di Kota Batu. 

Terlihat dalam infocovid19.jatimprov.go.id pada Minggu (9/8/2020) dengan skor saat ini 1,77. Padahal status sebelumnya risiko dengan skor 1,87.

Baca Juga : Demi Sekolah Daring, Siswa SD di Jombang Ini Belajar di Makam

Lantaran masuk pada zona merah, sehingga KBM harus dilaksanakan secara daring. Kecuali bagi sekolah yang khusus dengan ketentuan persetujuan dari tim Satgas Covid-19.

“Kota Batu masih kategori zona merah, jadi pembelajaran dilakukan secara daring. Sehingga tidak ada alasan apapun untuk sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkap Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

KBM tatap muka bisa dilaksanakan lanjutnya, apabila Kota Batu masuk dalam hijau. Dengan pembelajaran daring ini, tentunya untuk menjamin keselamatan atau mencegah penyebaran Covid-19. 

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk memahami kondisi pandemi Covid-19. Juga bersabar dalam membimbing anak selama belajar di rumah.

Baca Juga : FISIP UB dan PWI Malang Racik Formula Pemberitaan Covid-19 yang Mengedukasi Publik

Sedangkan hingga saat ini recovery rate Kota Batu mencapai 77,44 persen, dengan fatality rate 7,18 persen. Angka akumulatif 195 orang, rinciannya 151 diantaranya sembuh, 14 meninggal dunia, dan 30 orang menjalani perawatan.